H-2 Lebaran, Bandara SAMS Sepinggan Sepi Antrean

Balikpapan, DiswayKaltim – Suasana Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan H-2 jelang Lebaran masih tampak biasa-biasa saja.

Tidak nampak antrean signifikan penumpang di loket check-in. Bahkan, beberapa konter tidak harus mengantre.

Foto Senin (3/6/2019). Suasana konter Bandara SAMS Sepinggan tidak mencerminkan kondisi arus mudik pada umumnya.
Benny Oktariyanto

Seperti yang dirasakan tim DiswayKaltim. Saat akan bertolak menuju Bandung melakukan check-in pukul 15.30 Wita nyaris tanpa mengantre di konter Lion Air.

Pada loket khusus Batik Air, sama sekali tidak terlihat penumpang melakukan check-in. Mungkin saja disebabkan karena jadwal penerbangan yang minim. Atau bisa jadi karena harga tiket yang terlampau mahal.

Seperti diketahui, harga tiket yang kini meroket membuat masyarakat pikir-pikir untuk menggunakan moda transportasi udara.

“Karena urusan pekerjaan, makanya saya masih rutin (menggunakan pesawat, Red). Kan dibayarin juga,” kata Andre, saat ditemui di ruang tunggu.

Ditambah lagi dengan adanya regulasi pemberlakuan bagasi berbayar yang berdampak pada minat calon penumpang pesawat.

Karena biasanya pada momen mudik Lebaran, penumpang banyak membawa buah tangan. Ini pengaruhnya pada bobot bagasi. Tentu akan memberatkan dengan pemberlakuan regulasi bagasi berbayar.

“Libur hampir dua minggu cuma bawa bagasi kabin 7 kg. Belum ditambah perlengkapan anak. Akhirnya banyak yang dibeli di sana,” kata Tri, pemudik tujuan Pekanbaru.

Dari pantauan DiswayKaltim, pihak maskapai memberlakukan sistem bagasi paket dan reguler. Seperti contoh, bagasi Lion Air dengan paket 10 kg dibanderol harga Rp 35O ribu.

Pembelian dilakukan di kantor maskapai di bandara. Itupun, terbatas waktu. Maksimal bisa dibeli enam jam sebelum keberangkatan.

Selain di bandara, bagasi juga bisa sekaligus dibeli saat pembelian tiket melalui agen tiket seperti Traveloka.

Jika terpaksa harus membeli bagasi reguler di konter check-in, penumpang dikenakan harga Rp 48 ribu per kilogramnya. (eny/dah)

1 Comment

  1. Keluarga saya kemarin (01/06/2019) pulang ke Surabaya dari Samarinda dgn pesawat Nam Air membawa beban bagasi 19 kg tidak bayar sepeserpun. Bahkan diberi jatah makan minum dalam perjalanan.

    Setau saya hanya Lion Air yg memberlakukan bagasi berbayar diatas 7 kg. Dan mirisnya ada teman pulang ke Surabaya membawa 1 koper tanggung (nggak tau timbangannya) sehingga harus bayar bagasi 497 ribu.

    Kasihan ya…!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*