Empat Tahun Molor, Pemkab PPU Desak Pembangunan Kereta Api Borneo Dilanjutkan

Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud saat sambutan.

Penajam, DiswayKaltim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) meminta rencana pembangunan Kereta Api  Borneo dilanjutkan. Pasalnya hingga tahun ke empat sejak direncanakan tak juga direalisasikan.

Hal itu disampaikan Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM) saat pertemuan dengan Tim Terpadu Penyelesaian Proyek Pembangunan Jalur Kereta Api Borneo, Rabu siang (26/6/2019).

Hadir pada pertemuan tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Eropa, Afrika dan Timur Tengah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Fajar Wirawan Harijo.

Hadir pula Direktur Eropa III, Kementerian Luar Negeri, Ardian Wicaksono, Direktur Lalu lintas dan angkutan kereta api Kementerian Perhubungan Adriayanto dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) PPU.

“Kami berharap ada kepastian tentang kelanjutan pembangunan KA Borneo di Kabupaten PPU ini. Jangan terlalu banyak kegiatan seremoni saja, tetapi progres pembangunannya di lapangan tidak berjalan,“ kata AGM.

Menurut AGM, pembangunan Kereta Api Borneo akan berdampak positif bagi  perekonomian daerah, khususnya menyejahterakan masyarakat PPU  khususnya dan Kaltim.

Apalagi, kata AGM, Presiden Joko Widodo telah melaksanakan ground breaking Kereta Api Borneo di Kawasan Industri Buluminung pada tanggal 19 November 2015 lalu.

Dia mengungkapkan, Pemkab PPU akan mendukung percepatan pembangunan Kerepa Api Borneo tersebut, di antaranya dengan memberikan persetujuan izin prinsip dan izin lokasi guna melengkapi administrasi investasi.

Badan Pertanahan Nasional (BPN) PPU juga telah menerbitkan surat pertimbangan teknis untuk lahan seluas kurang lebih 140 hektare. Saat ini sudah sekitar kurang lebih 70 hektare lahan sudah dibebaskan.

“Oleh karenanya, kami berharap kegiatan pembahasan perkembangan pembangunan Kereta Api Borneo dan kunjungan lapangan oleh Tim Terpadu dapat memberikan angin segar demi mendukung terwujudnya Kabupaten PPU yang Maju, Modern dan Religius,” ujarnya. (K/ajtr/dah)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*