Nyantai sambil Konsultasi hingga Bisa Bikin Kartu Kuning

Staf Disnaker melayani konsultasi masyarakat saat pembukaan ‘Job Café Sahabat’, Rabu (6/11/2019) malam. (Ferry Cahyanti/ Disway Kaltim)

Disnaker Balikpapan Buka Kafe, Layani Pencari Kerja di Luar Jam Kantor

Balikpapan, Disway Kaltim.com  – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan melakukan inovasi. Di luar dari kebiasaan. Bahkan di luar jam kerja. Disnaker kini mulai membuka kafe. Tapi jangan keliru. Kafe yang satu ini adalah kafe pelayanan publik. Namanya; ‘Job Café Sahabat’. ‘Sahabat’ adalah akronim dari ‘santai hangat bersama masyarakat’.

Cara ini disebut sebagai salah satu upaya mengatasi pengangguran. Selain bursa kerja dan pemagangan yang diadakan saban tahun oleh Disnaker. Kafe ini sebagai pintu komunikasi dengan pencari kerja. Yang rata-rata berusia muda. Generasi milenial.

Layanan ini resmi dibuka, Rabu (6/11/2019) malam di kantor Disnaker, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan. “Para pencari kerja ini kan didominasi para generasi milenial. Jadi kami mencoba pendekatan dengan istilah dan cara-cara yang dekat dengan keseharian mereka,” kata Kepala Disnaker Balikpapan, Tirta Dewi.

Intinya, kata Tirta Dewi, layanan ini diberikan di luar jam kerja. Masyarakat atau pencari kerja bisa membuat kartu pencari kerja (AK1). Atau lazim dikenal kartu kuning. Atau bisa juga sekadar konsultasi bagi pencari kerja atau perusahaan. Serta layanan ketenagakerjaan di luar sengketa.

Saat ini program Job Café Sahabat baru buka dua kali seminggu. Yaitu, pada Rabu malam dan Jumat malam. Layanan dibuka mulai pukul 19.00-21.00 Wita. Sesuai namanya, masyarakat yang meminta pelayanan akan mendapat aneka minuman yang diiringi hiburan ringan.

Bagi masyarakat yang tidak memiliki waktu mengurus keperluan di Disnaker pada siang hari. Program ini menjadi solusi. “Inovasi pelayanan ini dengan melihat momen kita yang akan menjadi daerah penyangga ibu kota baru,” ujarnya.

Sampai saat ini, Disnaker mencatat pelayanan penerbitan AK1 mendominasi. Dalam sehari, bisa memproses 30 kartu AK1. Dengan inovasi ini diharapkan bisa meningkatkan layanan, sekaligus kinerja pemerintah kepada masyarakat.

Menurut data Disnaker, jumlah pencari kerja tahun ini mencapai 8.238 orang. Sementara jumlah perusahaan atau badan usaha yang tersedia tak lebih dari 3 ribu orang. (fey/eny)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*