Bukan Hoax, Bandara APT Pranoto Benar-Benar Ditutup Sementara

Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda Dodi Dharma Cahyadi saat konferensi pers. (Michael/DiswayKaltim)

Samarinda, DiswayKaltim.com – Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Dodi Dharma Cahyadi membenarkan Informasi yang menyebut bandara APT Pranoto Samarinda ditutup kegiatan operasionalnya.

Penutupan dilakukan selama 25 hari. Mulai Rabu (20/11/2019) hingga Minggu (15/12/2019). Aktifitas penerbangan akan dialihkan ke Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

Penutupan tanpa sebab. Pemberhentian sementara aktifitas lalu lintas di bandara tersebut dikarenakan adanya pemasangan Airfield Lighting System (AFL) dan perbaikan aspal di sisi taxiway.

“Kegiatan operasional Bandara APT Pranoto kita tutup dulu. Karena ada perbaikan pada Taxiway dan pemasangan AFL dan saya akan seger membuat Notam,” kata Dodi, dalam konfrensi pers diruang rapat Bandara APT Pranoto, Jumat (8/11/2019).

Dia menyebut perhari terdapat 48 penerbangan. Oleh sebab itu, perbaikan runway ini dia rasa sangat diperlukan.

Dodi menjelaskan bagi masyarakat yang terlanjur membeli tiket dalam jangka waktu penutupan tersebut tidak perlu risau.

Karena maskapai pasti bertanggung jawab untuk melakukan peralihan penerbangan.

Dia mengungkapkan, perbaikan Taxiway dan Pemasangan AFL, ini menghabiskan dana sebesar Rp 15 Miliar.

Dimana, nominal tersebut didapati dari APBN dan APBD.

“Pemasangan Taxiway targetnya Rp 3 Miliar. Sedangkan AFL Rp 12 Miliar,” tutupnya. (mic/boy)

Berita Terkait:

Masih Simpangsiur, Informasi Bandara APT Pranoto Ditutup

1 Trackback / Pingback

  1. Masih Simpangsiur, Informasi Bandara APT Pranoto Ditutup

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*