DPMD Kutim Kerja Sama dengan Tiga Perguruan Tinggi

Kepala DPMD Suwandi saat memberikan sambutan di hadapan mahasiswa.

Diharpakan Dapat Tingkatkan SDM, dan Desa Lebih Inovatif

Sangatta, DiswayKaltim.com – Dalam rangka peningkatan SDM dan inovasi di desa. Pemkab Kutai Timur (Kutim), melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) bekerjasama dengan pihak perguruan tinggi.

Ada 211 mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata (KKN), dari tiga perguruan tinggi. Yaitu, Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, dan Pemerintahan Integratif (PIN) Samarinda. Para mahasiswa disebarkan di beberapa kecamatan dan desa di Kutim.

Kepala DPMD Kutim Suwandi mengatakan, jika tahun ini Kutim menerima mahasiswa KKN dari 3 kampus yang akan dipecah dan melakukan kontribusi karya di desa-desa yang ada di kecamatan Kutim dengan masa kerja sekitar 70 hari.

“Mahasiswa KKN ini akan terlibat dalam pembangunan di wilayah kecamatan di Kutim. Kabupaten ini masih muda, terdiri dari 139 desa. Saya harap mahasiswa bisa turun ke lapangan membantu ke lapangan sesuai ilmu yang didapat di bangku kuliah,” jelasnya.

Suwandi menambahkan, desa yang ada di Kutim sudah mendapatkan dana dari Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD) yang totalnya tidak sedikit.

“Dengan hadirnya para generasi intelektual di pedesaan dapat membantu dalam hal administrasi pengelolaan keuangan ADD maupun DD, bekerja sama dengan kepala desa setempat agar tetap tepat sasaran dalam pembangunan. Mengingat SDM di daerah masih kurang maksimal dan perlu masukan-masukan ide dari mahasiswa,” tandasnya.

Lanjut Suwandi, ini momen berkah untuk membawa perubahan di desa dan kecamatan.
“Kontribusi ini akan berubah setelah ada sumbangsih mahasiswa. Saya harapkan apa yang memang dilakukan untuk kearifan lokal. Untuk mahasiswa PIN, UGM, dan Unmul terus berkarya,” katanya.

Ia juga menambahkan, para mahasiswa ini dapat mencapai tujuan pembangunan menuju Kutim sejahtera. Dalam hal ini Pemkab menyadari bahwa pembangunan tidak mungkin berhasil baik tanpa dukungan dan partisipasi aktif semua pihak, termasuk perguruan tinggi.

“Program mahasiswa KKN akan tetap dipertahankan dan dilaksanakan dengan baik, agar mencapai hasil terbaik sesuai harapan, sehingga mahasiswa juga diharap berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat,” tutupnya. (oke/adv)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*