Perlunya Menyiapkan Bank Tanah

Yaser Arafat.

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Pemerintah daerah sepertinya perlu melakukan pemetaan. Berapa luasan tanah yang masih belum digarap. Peruntukannya untuk apa. Sesuai karakteristik dari tanah tersebut.

Kepala Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan Yaser Arafat mengatakan, pemerintah kota/kabupaten perlu membuat bank tanah. Berdasarkan pengalamannya menemui calon investor dari berbagai daerah dan mancanegara sering kali menanyakan soal potensi kerja sama. Dan investasi apa yang bisa dilakukan.

“Jika kita punya bank tanah, nanti investor tinggal diarahkan. Misalnya mau buat apa. Tinggal tunjukkan. Ini tanahnya, luasnya sekian hektare. Anda perlu berapa?,” kata Yaser kepada Disway Kaltim.

Apalagi konteknya, kata Yaser, di Balikpapan atau Kaltim, kasus tumpang tindih lahan masih banyak. “Jangankan yang segel, yang sertifikat saja masih bisa tumpang tindih”.

Dengan pembuatan bank tanah ini, selain bisa menjadi bahan presentasi kepada investor, juga bisa untuk memantau dan memetakan tanah-tanah bermasalah.

Selain itu, Yaser juga menolak adanya izin membuka tanah negara (IMTN). Baginya, proses pengurusan IMTN bisa menghambat investasi. (dah)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*