Dishub Sebut Titik “Cilukba”, RSKD Siap Pindahkan Pintu Masuk

Jalur masuk RSKD salah satu yang menjadi sorotan karena menyumbang potensi laka lantas. (Andrie/Disway Kaltim.)

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan sedang merancang langkah antisipasi. Mengenai kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi. Khususnya di Jalan MT Haryono, tanjakan Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD). Juga di beberapa titik lainnya yang berpotensi menimbulkan bahaya.

Khusus di tanjakan RSKD, ada opsi untuk memindahkan jalur masuk ke rumah sakit tersebut.

Kepala Dishub Balikpapan Sudirman Djayaleksana menyebut, terdapat tiga simpang yang berbahaya. Yang disebutnya Simpang “cilukba”. Yakni di depan gerbang masuk RSKD, simpang Indrakila, dan simpang masuk SDIT Aulia.

“Iya di situ kalau kendaraan nyelonong tiba-tiba dari rumah sakit bisa sebabkan laka. Makanya sering macet di situ,” ujar Dirman, Sabtu (30/11/2019).

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSKD Balikpapan Edi Iskandar akan mendukung. Apapun rekomendasi pemerintah untuk menghindari laka lantas akan diakomodasi.

Diakui Edi, laka lantas dan kemacetan di depan pintu masuk RSKD sudah sangat rawan. Bahkan pihaknya sempat melakukan penutupan jalur masuk dari arah MT Haryono. Namun masih tidak mempan.

“Sampai sekarang kita belum dapat pembahasan itu, tapi kami siap saja untuk koordinasi dengan pemerintah kota. Sekarang itu kan ada jalan masuk yang di simpang tiga di bawah itu, nanti kami lihat apakah rekomendasi Dishub jalan masuknya lewat situ lalu kemudian keluarnya di pintu gerbang yang ini,” kata Edi dihubungi, Minggu (1/12/2019).

Edi menambahkan bahwa wacana tersebut sebelumnya juga telah dibahas oleh pemerintah rovinsi. Namun sampai terakhir sebelum kejadian itu belum ada pembahasan lanjutan.

Meski begitu adanya pembangunan Politeknik Kesehatan persis di sebelah RSKD membuat jalur masuk ke rumah sakit bisa dialihkan melalui jalan itu.

“Jadi kalau nanti memang ada rencana begitu, jalan keluar yang di tengah depan pintu gerbang itu ditutup. Jadi nggak ada yang langsung nyelonong kedepan,” jelasnya.

Bila nanti benar ditutup, maka simpang tiga jalur tembusan Jalan Indrakila akan ditutup. Pengendara harus memutar terlebih dahulu sebelum tanjakan Mazda lalu kemudian masuk kedalam RSKD melalui jalur masuk Poltekkes Negeri itu.

Opsi ini dinilai paling ideal dan tidak mengganggu operasional rumah sakit terutama akses ambulans.

“Nggak mengganggu kok, bagus aja. Jadi kami siap saja apapun nanti pilihannya karena sudah dikaji yang paling aman ya kami siap mendukung,” tutupnya. (bom/eny)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*