Target PDAM Tambah Pelanggan Belum Tercapai

Direktur Utama PDAM Balikpapan, Haidir Effendi. (Ferry Cahyanti/Disway Kaltim)

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Target Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manggar Balikpapan memenuhi cakupan pelanggan sebesar 79,8 persen kemungkinan besar belum tercapai tahun ini.

Banyak faktor yang menjadi penyebab. Salah satunya karena operasional Waduk Teritip. “Ketika (Waduk) Teritip terlambat beroperasi, semuanya ikut terdampak,” kata Direktur Utama PDAM Balikpapan, Haidir Effendi belum lama ini.

Waduk Teritip memang menjadi tumpuan banyak pihak, termasuk Pemerintah Kota Balikpapan dalam mengatasi persoalan air bersih. Khususnya sebagai sumber air baku PDAM.

Karena keberadaan proyek itu, PDAM pede mematok target cakupan pelayanan sampai 79,8 persen dari jumlah penduduk. Target yang sangat jumbo, karena sampai 2018, cakupan layanan baru mencapai 76,52 persen dari 781.349 penduduk.

Secara riil, sambungan baru yang ditargetkan tahun ini sebesar 3.600 pelanggan. Dari angka itu perusahaan sudah meraih 2.900 pelanggan. Angka yang sebenarnya cukup besar jika melihat, hampir sepanjang tahun ini Balikpapan mengalami krisis air akibat kekeringan.

Itulah mengapa, Haidir Effendi menginginkan penambahan pelanggan harus dibarengi peningkatan kualitas. Misalnya saja pelanggan tambah, dan air yang mengalir sampai ke pelanggan bersih. Kemudian juga mengurangi gangguan aliran.

“Saat ini waduk Teritip telah siap (beroperasi). Kemudian WTP (fasilitas pengolah dan penjernihan) masih dalam tahap uji coba. Sementara pipa untuk mendistribusikan air ke pelanggan dalam tahap pengerjaan,” kata Haidir lagi.

Waduk Teritip memiliki kapasitas 200 liter per detik atau 2,43 meter kubik dan diharapkan dapat menyediakan pasokan air baku sebesar 0,25 meter kubik per detik.

Tetapi kata Haidir, saat ini baru bisa mengoperasikan 80 liter per detik karena pipa dalam pengerjaan. Dari 2.900 pelanggan baru yang terealisasi di antaranya 1.500 pelanggan baru di kawasan Balikpapan Timur.

Dengan target sambungan baru tersebut maka cakupan layanan air bersih untuk warga Balikpapan ditargetkan sampai akhir tahun mencapai 79,8 persen atau masih di bawah 80 persen.

PDAM Balikpapan optimis target penambahan pelanggan tahun ini bisa tercapai mengingat masih ada waktu satu bulan lagi. Sedangkan target cakupan layanan 79,8 persen itu sesuai dengan potensi ketersediaan air baku. “Nanti dihitung lagi,” sebutnya.

Haidir Effendi bilang, laju pertambahan penduduk dengan pertambahan penyediaan air baku tak seimbang. Idealnya, untuk memenuhi total penduduk PDAM harus memproduksi 2.000 liter per detik. Saat ini perusahaan daerah itu baru menghasilkan 1.300 liter per detik. “Sehingga ada gap 700 liter per detik,” katanya.

Selama ini penyediaan air baku untuk masyarakat Balikpapan, dicukupi dari Waduk Manggar dengan kapasitas produksi 900 liter per detik, dan 21 sumur yang tersebar di wilayah Balikpapan. (fey/eny)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*