Komitmen Dukung Pemerintah

PT Berau Coal Bangun Landmark Gunung Tabur 

Peresmian landmark Gunung Tabur oleh Bupati Berau Muharram dan manajemen PT Berau Coal, Sabtu (30/11).(FERY SETIAWAN)

GUNUNG TABUR, DISWAY – Komitmen PT Berau Coal terhadap pembangunan daerah kembali terealisasi. Yakni, pembangunan landmark di depan Museum Batiwakkal atau Keraton Gunung Tabur, menjadi salah satu bukti konsistensi terhadap perkembangan ekonomi Bumi Batiwakkal.

Bupati Berau, Muharram menuturkan, potensi pertambangan batu bara sangat berdampak pada perekonomian masyarakat saat ini. Hal tersebut tidak terlepas dari peran PT Berau Coal, sebagai mitra pemerintah dalam memajukan roda perekonomian dan pembangunan daerah.

“Kita ketahui bahwa sektor pertambangan saat ini menjadi penyumbang terbesar untuk pemasukan daerah,”katanya, Sabtu (30/11).

Lanjut Muharram, Bumi Batiwakkal dianugerahi sumber daya alam yang luar biasa, mulai dari pegunungan karst, laut, hingga kandungan perut bumi. Bahkan, Berau sangat beruntung karena ada PT Berau Coal. Saat ini PT Berau Coal telah memberikan kontribusi yang luar biasa.

Dikatakannya, banyak kegiatan di Kabupaten Berau, yang di spanduknya pasti ada logo PT Berau Coal. “Saya rasa hal tersebut adalah bentuk hal positif sebagai wujud konsistensi perusahaan terhadap masyarakat dan pemerintah,”ujarnya.

VP Operational Support and Relations Director, Gatot Budi Kuncahyo mengatakan, ini salah satu wujud komitmen PT Berau Coal dalam melakukan dukungan dalam pembangunan daerah. Selain itu, ini juga merupakan program kerja yang harus dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bantuan PT Berau Coal. Dalam hal ini, PT Berau Coal memberikan bantuan landmark Gunung Tabur, Basinang.

“Semoga dengan ini, kami bisa terus bersinergi dengan pemerintah dalam melakukan pengembangan daerah,”katanya.

Selain sebagai program kerja, hal ini juga merupakan kewajiban dari PT Berau Coal, yaitu Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), dan telah diatur oleh Permen ESDM Nomor 2526 tahun 2018 dan Kepmen ESDM Nomor 1824 tahun 2018. Dikatakannya, melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal, pihaknya juga mendukung program pemerintah dalam berbagai pilar.

“Salah satunya dukungan pengembangan sosial budaya di Bumi Batiwakkal,”ujarnya.

Lurah Gunung Tabur, Lufti Hidayat, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan tokoh masyarakat yang selalu memberikan dukungan atas dibangunnya landmark Gunung Tabur, yang ada di depan Museum Batiwakkal atau Keraton Gunung Tabur. Dikatakannya, pembangunan landmark tersebut tidak terlepas dari peran PT Berau Coal.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua yang telah berperan aktif dan terkhusus kepada PT Berau Coal yang telah mendukung kami sampai saat ini. Dan kami ucapakan terima kasih pula kepada Bupati Berau Muharram atas kesediaan waktunya untuk meresmikan landmark Gunung Tabur,” pungkasnya. (*/fst/app)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*