Bupati PPU dan Kukar Tak Hadiri Kunker, Komisi V DPR RI Kecewa

Anggota DPR RI dapil Kaltim, Irwan. (Darul Asmawan/Disway Kaltim)

============

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Dua anggota Komisi V DPR RI kecewa terhadap Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud dan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah.

Ya, kecewa, karena dua bupati itu tak hadir di acara kunjungan kerja Komisi V yang berlangsung di Hotel Grand Tjokro Balikpapan itu, Rabu (4/12/2019).

Salah satu dari dua anggota DPR RI itu, adalah Irwan. Ia merupakan anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, daerah pemilihan (dapil) Kaltim. Irwan sangat menyayangkan dua bupati itu tak hadir dalam kunker komisinya itu.

“Saya kecewa. Sangat kecewa. Saya sangat kecewa karena saya dari Kaltim. Kalau bukan dari Kaltim, saya tidak terlalu kecewa,” kata Irwan kepada Disway Kaltim.

Kekecewaan yang dirasakan, disampaikan di hadapan Gubernur Kaltim Isran Noor dan para instansi berkaitan dengan mitra kerja Komisi VI DPR RI. Yaitu perhubungan dan infrastruktur.

Pasalnya, forum kunker di hotel yang berlokasi di Jalan Marsma Iswahyudi itu, membahas tentang rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kaltim. Di mana, daerah IKN berada di daerah PPU dan Kukar.

“Tapi sayang kepala daerahnya tak hadir. Pimpinan daerah tidak dapat memanfaatkan momentum ini,” lanjutnya.

Di sisi lain, kunjungan Komisi V yang juga dihadiri Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, seharusnya mampu dimanfaatkan dua kepala daerah itu untuk mendorong pembangunan infrastruktur di daerah masing-masing.

“Seharusnya ini, sebagai momentum mendorong pembangunan infrastruktur di kabupaten dengan bantuan dana APBN. Apakah kawan-kawan melihat Kukar, PPU itu bagus infrastrukturnya? Kan masih jauh,” ungkapnya.

Anggota DPR RI lain yang kecewa tak hadirnya bupati PPU dan Kukar itu, Boyman Harun. Legislator dapil Kalimantan Barat II, fraksi PAN. “Saya bersyukur Pak Menteri datang. Tapi kepala daerah, bupatinya enggak ada,” ungkapnya.

Terhadap kekecewaan itu, Gubernur Kaltim Isran Noor yang dikonfirmasi menanggapi santai. Ia menyampaikan, dua bupati itu telah mengkonfirmasi terkait kehadirannya.

“Mungkin ada halangan. Halangan insidentil. Kira-kira ada urusan. Rasanya keluar negeri ya (Abdul Gafur Mas’ud). Kalau yang Kukar (Edi Damansyah) ada pembagian sertifikasi TORA,” katanya tenang. (sah/dah)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*