PLN Siapkan 190 MVA Suplai Gedung Pemerintahan di IKN

General Manager Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Sigit Witjaksono. (Ferry Cahyanti/Disway Kaltim)

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kaltimtara akan menyiapkan tambahan daya 190 Mega Volt Ampere (MVA). Untuk menyuplai kebutuhan setrum gedung-gedung pemerintahan di Ibu Kota Negara (IKN) baru. Tambahan daya sebesar itu, disiapkan sampai tahun 2024.

Meski demikian, PLN belum mengetahui secara pasti berapa besar permintaan listrik untuk seluruh proyek IKN.

“Belum ada keputusan berapa listrik yang dibutuhkan, sehingga PLN membuat rencana dari rambu (sinyal) yang sudah muncul dalam rapat dengan Bappenas. Misalnya saja tahap pertama sampai 2024 itu, apa saja (gedung) yang akan dibangun,” kata General Manager Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Sigit Witjaksono.

Angka 190 MVA diperoleh PLN dari penghitungan daya listrik gedung-gedung pemerintahan yang telah berdiri di Jakarta.

“Daya di gedung serupa itulah yang kami capture (menjadi acuan),” imbuh Sigit usai menghadiri kunjungan kerja Komisi VI DPR RI yang menghadirkan sejumlah BUMN terkait persiapan IKN di Balikpapan, Kamis (5/12/2019).

Menurut dia, kebutuhan listrik IKN tidak masuk dalam program kerja PLN tahun ini.
Sebab keputusan pemindahan ibu kota baru diputuskan pada Agustus 2019.

“Kebutuhan listrik IKN akan dimasukkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tahun 2020,” kata Sigit menambahkan.

“Sementara RUPTL sudah dibuat pada tahun sebelumnya. Tentu nanti akan dimasukkan tahun 2020 untuk kebutuhan IKN,” katanya lagi.

Sigit menjelaskan, kondisi kelistrikan saat ini surplus sebesar 200 Mega Watt (MW). Dan rencananya tahun 2020 akan ada tambahan 400 MW dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap sebesar 2X100 MW di Bontang dan Tenggarong sebesar 2X2X100 MW.

“Diperkirakan surplus yang ada itu mampu memenuhi kebutuhan konstruksi yang akan berjalan tahun 2020,” bilang Sigit kepada DiswayKaltim.com.

Dia juga memastikan untuk menunjang ketersedian listrik di wilayah ibu kota negara yang baru, tidak akan membangun pembangkit sendiri.

Seluruh kebutuhan listrik di wilayah IKN, sepenuhnya akan dipasok dari sistem interkoneksi kalimantan yang kondisinya saat ini sudah mencukupi untuk menyediakan kebutuhan listrik di IKN. (fey/eny)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*