Jasad Bayi Tanpa Kepala Gegerkan Warga Samarinda

Warga RT 30 Gang 2 Jalan Antasari saat memastikan jasad bayi tanpa kepala tersebut. (ist)

Samarinda, DiswayKaltim.com – Warga RT 30, Gang 2, Jalan Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu (8/12/2019) pagi dihebohkan dengan penemuan jasad bayi tanpa identitas.

Malangnya lagi, bayi yang diduga berusia 3-4 tahun tersebut tidak dalam kondisi utuh. Jasad tersebut ditemukan tanpa kepala, kaki dan tangan.

Penemuan jasad tersebut pertama kali diketahui oleh pasangan suami istri (pasutri) Jumadi (50) dan Ika (47), sekitar pukul 05.30 Wita. Kemudian penemuan ini dilaporkan ke Polsekta Samarinda Ulu.

“Yang melihat pertama kali istri saya (Ika,Red). Waktu itu usai salat subuh, istri saya membuka jendela rumah. Ketika istri saya melihat ke parit, terlihat benda seperti boneka. Setelah itu barulah istri memanggil saya,” jelas Jumadi kepada wartawan.

Untuk memastikan apakah itu boneka atau manusia, Jumadi lalu memanggil tetangga sekitar. Setelah diperiksa, ternyata itu adalah jasad bayi yang sudah tidak utuh lagi.

“Tetangga yang turun ke parit. Saat dilihat jasad itu sudah hancur tanpa kepala, tangan, dan kaki bagian betisnya,” ucap Jumadi, lagi.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan langsung datang dan mengevakuasi jasad bayi itu. Kemudian dibawa ke ruang jenazah RSUD AW Sjahranie Samarinda.

Mengenai penemuan jasad ini, Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu, Iptu M Ridwan membenarkannya. Ia menjelaskan kalau jasad bayi ini ditemukan mengapung di aliran parit dengan kondisi mengenaskan.

“Jasad bayi ini sudah tidak utuh, tanpa kepala, tangan serta betisnya. Sehingga ini menyulitkan kami untuk mengidentifikasinya. Jadi kami menunggu hasil forensik dari Unit Inafis dan dokter,” terang Ridwan.

Mengenai dugaan kematian akibat pembunuhan, Ridwan belum bisa memastikan. Dan apakah ini anak yang hilang di penitipan anak dua pekan lalu di sekitaran Jalan A Wahab Sjahranie, pihaknya masih menyelidiki.

“Kita lidik dulu apakah jasad ini korban yang hilang itu atau lain. Saat ini kita sedang melakukan olah TKP untuk mencari organ tubuh lainnya,” pungkasnya. (byu/dah)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*