Balon Harus Komitmen dengan Partai Demokrat

Kader PKS, Muharram di acara Ngopi dalam rangka penjaringan bakal calon (Balon) bupati/wakil bupati yang akan diusung oleh Partai Demokrat, Minggu (8/12).(ARJUNA MAWARDI/DISWAY BERAU)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Berau, mengadakan Ngobrol Pintar (Ngopi) dalam rangka penjaringan bakal calon (Balon) bupati/wakil bupati yang akan diusung maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Acara Ngopi ini dilaksanakan di IP Cafe, Jalan Dr Murjani I, Tanjung Redeb pukul 19.30 Wita- 22.30 Wita, Minggu (8/12). Turut hadir sejumlah partai politik (Parpol), tokoh masyarakat dan agama, mahasiswa, dewan pengurus serta anggota DPC Partai Demokrat. Serta tiga balon yang mengikuti penjaringan kepala daerah, yakni Muharram (PKS), Perwakilan Gamalis (PPP) dan Akhmad Maulana.

Dalam acara ini, para balon diminta untuk menyampaikan visi dan misi untuk Kabupaten Berau 2020-2024, dan para tamu undangan diberikan sesi tanya jawab seputar penyampaian para balon.

Ketua Penjaringan DPC Partai Demokrat, Edy Santosa mengatakan, dua bulan melakukan proses penjaringan, hanya tiga dari sembilan balon yang akan mengikuti penjaringan bupati/wakil bupati untuk berlayar dengan Partai Demokrat, menuju pesta demokrasi tingkat kabupaten.

“Tidak masalah tiga calon, itu lebih baik,” katanya saat sambutan di acara Ngopi dengan para balon bupati/wakil bupati, kemarin.
Bukan seberapa jumlah kandidat yang mengikuti penjaringan, namun Partai Demokrat berkomitmen mencari pemimpin membangun Bumi Batiwakkal jauh lebih baik.
Sebab, kata dia, Partai Demokrat merupakan pioner penggalangan kandidat balon bupati/wakil bupati yang akan meramaikan Pilkada 2020 di Kabupaten Berau.
“Tidak mau tinggal diam, Partai Demokrat ingin berperan meramaikan pasta demokrasi untuk Berau empat tahun ke depan,” tandasnya.
Sementara, Plt Ketua DPC Partai Demokrat Berau, Achmad Sukamto mengatakan, usai melakukan tahapan pendaftaran penjaringan balon pada awal Agustus hingga akhir November 2019. Pihaknya bersama tim penjaringan akan melakukan survei internal terhadap tiga balon.
“Setelah acara Ngopi ini, kami akan melakukan survei menggunakan lembaga internal,” ucapnya.
Setelah itu, hasil survei akan dibawa ke DPD hingga DPP Partai Demokrat, sebagai bahan pertimbangan mengeluarkan rekomendasi balon yang akan diusung maju sebagai bupati/wakil bupati pada pilkada 2020-2024.
“Paling lambat rekom dari DPP keluar Februari 2020, sehingga banyak persiapan hingga pendaftaran ke KPU (Komisi Pemilihan Umum),” tuturnya.
Ditanya kandidat ideal Partai Demokrat? Achmad Sukamto menjawab, ketiga kandidat yang melamar itulah akan diproses. Sebab, diakuinya, Partai Demokrat belum memiliki kader internal untuk diusung maju pada perta demokrasi tingkat kabupaten.
Intinya, kandidat yang akan diusung nantinya menjadi bupati/wakil bupati, wajib memiliki komitmen dengan Partai Demokrat.
“Mau jadi bupati/wakil bupati tidak masalah, kami akui belum memiliki kader sendiri. Makanya kami buka penjaringan yang serius maju bersama Partai Demokrat,” pungkasnya.(*/jun/adv/app

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*