Pasar Pandansari di Pusaran Preman, Andi Sultan Pegang 26 Kunci Akses Pasar

Kepala UPT Pasar Pandansari Balikpapan Barat, Saharudin. (Andrie/ Disway Kaltim)

===========

 

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Andi Sultan rupanya pemagang kunci Pasar Pandansari selama ini. Pentolan preman ini memegang sebanyak 26 anak kunci pintuk akses masuk pasar.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala UPTD Pasar Pandansari Sahrudin, saat disambangi media ini di kantornya, Selasa (10/12/2019).

Saharudin menyebutkan bahwa Andi Sultan merupakan wakar Pasar Pandansari. “Pernah jadi wakar, tapi pembentukan bukan era saya, saya hanya melanjutkan saja. Saya tidak tahu kapan pembentukan itu,” ujar Sahrudin.

Terkait permasalah ancaman, intimidasi hingga pungutan liar (pungli) ke pedagang pasar, pihak UPTD tidak mengetahui itu, lantaran tidak adanya laporan yang masuk dari para pedagang.

“Saya tidak tahu pungli seperti apa, soalnya saya tidak pernah tahu kesepakatan apa saat pembentukan.

Saya tidak tahu pemalakan, ada pungutan ke pedagang saya tidak pernah tahu jumlahnya dan bentuknya seperti apa. Saya tidak pernah tahu,” jelasnya.

Sahrudin mengatakan, dia menjabat sebagai Kepala UPTD Pasar Pandansari pada tahun 2018 lalu. Dan saat itu keberadaan tentang Andi Sultan sudah ada sejak lama.

“Saya masuk di sini tahu 2018, Sultan sudah ada memang di sini. Dia memegang kunci seluruh pasar, sampai saat ini masih dia pegang. Semua kunci akses masuk pasar dia yang pegang,” tambahnya.

Untuk masalah juru parkir yang berada di areal dalam pasar, dikelola oleh pihak UPTD Pasar Pandansari. Para juru parkir (jukir) diberikan karcis sebagai retribusi resmi.

“Saya tidak tahu kalau parkir liar yang dikelola dia. Kalau karcis ada anak buahnya Sultan yang kelola,” ujarnya.

Sejauh ini, hubungan antaran Kepala UPTD Dinas Pasar dengan Andi Sultan diakui baik-baik saja. Tidak pernah terjadi benturan di lapangan.

Dengan maringkuknya Andi Sultan di sel tahanan, pihak UPTD Pasar Pandansari akan menggelar musyawarah dengan para pedagang untuk mencari wakar baru.

“Rencana saya akan musyawarahkan dengan pengurus pedagang terkait wakarnya pasar,” imbuhnya. (bom/dah)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*