Menanti Keputusan Bupati

Lelang JPTP Sudah Tiga Besar

Tanjung Redeb, Disway – Rangkaian lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) telah memasuki tahap akhir, setelah peserta menuntaskan sejumlah tes. Kini, setiap posisi JPTP mengerucut tiga besar, dan menunggu keputusan Bupati Berau Muharram.

Rabu (11/12), sebanyak 20 peserta JPTP telah selesai mengikuti wawancara akhir yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala Bidang Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Muhammad Said mengatakan, dari 20 peserta yang lolos dalam tahap assessment, hingga wawancara akhir hanya akan terpilih tiga terbaik untuk diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan bupati Berau.

“Setelah rangkaian yang cukup panjang, akhirnya tahapan seleksi ini telah tuntas dan sudah mengerucut ke tiga besar dari yang semula lima besar,” ujarnya.
Disebutkan Said, posisi JPTP untuk Dinas Kesehatan Berau, nilai tertinggi diraih oleh Iswahyudi total 298.12 dengan skor 75,44. Kemudian di urutan kedua ada Halijah Yasin nilai 294,82 dengan skor 74,68, sementara di urutan ketiga ada Agus Sumaryono nilai akhir 289,00 dan skor 73,22.

Lanjutnya, untuk Dinas Kepemudaan dan Olahraga, raihan nilai tertinggi Amiruddin yakni 298,39 dan skor 75,54, lalu di nomor dua ada Hotlan Silalahi dengan nilai 295,25 dan skor 74,68, ketiga ada Mardiatul Idalisah nilai 291,95 dan skor 73,76.

“Kalau di Disnakertrans urutan satu dipegang oleh Junaidi lalu Muhammad Sanusi, dan ketiga Hery Irwan. Untuk BKPP nomor satu Muhammad Said, kemudian Jaka Siswanta dan terakhir Didi Rahmadi,” urainya.

Dengan mengerucutnya jumlah peserta JPTP menjadi tiga besar, selanjutnya BKPP akan mengajukan rekomendasi akhir dari daftar tiga nama tersebut, untuk setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kepada Bupati Muharram. Nantinya di tangan bupati selaku pejabat pembina kepegawaian akan menunjuk satu di antara tiga nama tersebut untuk menduduki masing-masing jabatan tinggi pratama yang saat ini mengalami kekosongan.

“ Hasil ini akan diusulkan ke bupati, karena keputusan akhir ada di tangan beliau. Setelah itu, pekan depan rekomendasi akhir ini akan disampaikan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara,” tandasnya.(*/zuh/app)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*