Tokopedia Sumbang GDP Kaltim Rp 2,5 Triliun

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Salah satu unicorn Indonesia, Tokopedia, mengklaim turut berkontribusi terhadap produk domestik bruto atau GDP (Gross Domestic Bruto) sebesar Rp 2,5 triliun pada tahun ini.
Jumlah itu meningkat dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 933 miliar.

Menurut External Communication Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, Tokopedia juga ikut berkontribusi terhadap total pendapatan rumah tangga sebesar Rp 297 miliar di tahun lalu. Dan diperkirakan meningkat menjadi Rp 814 miliar tahun ini.

“Kami berkomitmen menggerakkan perekonomian dalam negeri. Maka Indonesia akan terus menjadi fokus utama,” kata Ekhel Chandra Wijaya.

Sebagai perusahaan teknologi Indonesia yang terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem, kontinu mengakselerasi pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia. “Selama lebih dari 10 tahun, dampak pemerataan ekonomi digital tersebut bahkan sudah bisa dirasakan langsung oleh masyarakat dari Sabang sampai Merauke,” imbuhnya, Kamis (12/12/2019).

Ekhel lalu membeberkan data yang dimilikinya. Sejak beroperasi di tahun 2009, perusahaan itu sudah menciptakan lapangan kerja bagi 857 ribu orang dari Aceh sampai Papua. Mereka adalah penjual aktif yang tergabung di Tokopedia.
Dari jumlah itu, ada 13.410 orang dari Kalimantan Timur.

Riset yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) di 2018-2019 membuktikan bahwa Tokopedia telah memberikan pengaruh besar untuk perekonomian Indonesia.

Selama 2018 lalu, GMV (Gross Merchandise Value) Tokopedia telah berhasil menembus angka Rp73 triliun. Nilai ini diperkirakan naik menjadi Rp222 triliun pada 2019 atau setara dengan 1,5 persen perekonomian Indonesia.

Bersama lebih dari 6,8 juta masyarakat yang menjual lebih dari 200 juta jenis produk terdaftar dengan harga transparan, Tokopedia telah menjangkau 97 persen kecamatan di Indonesia. Di wilayah Kalimantan Timur, peningkatan jumlah penjual selama 2018-2019 sangat tinggi yaitu sebesar 88,5 persen.

Para penjual ini merasakan peningkatan penjualan setelah berjualan di Tokopedia yaitu sebesar 35,71 persen. Tingkat penjualan dari Kalimantan Timur yang terjadi ke provinsi lain ada sebesar 26,5 persen. (fey/hdd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*