Uji Publik Maskot dan Jingle Pilgub Kaltara

KPU Kaltara melakukan uji publik maskot dan jingle Pilgub, Kamis (12/12). (ist)

TANJUNG SELOR, DISWAY – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara melakukan uji publik maskot dan jingle. Untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara 2020. Dalam uji publik ini, KPU Kaltara memperdengarkan 5 lagu dan memperlihatkan 3 maskot kepada tokoh masyarakat.

“Kita sudah melakukan proses panjang menentukan pemenang maskot dan jingle yang akan digunakan di Pilkada 2020,” ungkap Hariyadi Hamid, Komisioner KPU Kaltara, Kamis (12/12).

Jika masih ada kekurangan, katanya, KPU membuka peluang agar memberikan masukan supaya bisa dilakukan perbaikan atai revisi. “Penting kami mendengar masukan dari unsur masyarakat. Supaya bisa menyempurnakan hasil ini,” jelasnya.

Menurutnya, prosesnya pertama dilakukan sayembara pada Oktober 2019. Setelah itu pelaksanaan performance, lalu ditentukan pemenangnya.

Adapun pemenang utama Jingle Pilgub dan Wagub Kaltara adalah Fandi Arsidi asal Sebatik Kabupaten Nunukan dengan judul lagu Sukseskan Pilgub Kaltara. Lalu juara lainnya dengan judul lagu Kaltara Lebih Baik pencipta Andri Charles, berasal dari Kabupaten Malinau

. Lalu Memilih Untuk Kaltara, pencipta Mitfatul Faris dari Kota Tarakan. Selanjutnya Cerdas Memilih pencipta Nando asal Kabupaten Bulungan. Terakhir lagu Pemilih Berdaulat pencipta Muhammad Fawzy asal Kabupaten Bulungan.

“Untuk jingle ada 5 lagu terbaik, semuanya asli hasil putra daerah Kaltara. Banyak sebenarnya dari luar tapi kita batasi,” sebutnya.

Sementara maskot ada 3, semua bertema binatang endemik Kalimantan. Juara utama maskot Burung Enggang namanya Si Ega. Kedua Bekantan namanya Si Tatan, dan ketiga Ikan yang ada di Long Beluah namanya Si Kaloi. “Kalau maskot ada 3 terbaik dan pemenangnya Si Ega,” bebernya.

Hariyadi mengatakan jika semua yang telah disayembarakan itu, hak ciptanya menjadi milik KPU Kaltara. Sehingga saat ada masukan untuk pengubahan teks lagu atau gambar bisa dilakukan.

“Masukan yang telah disampaikan kita tampung. Untuk pengubahan beberapa yang masih kurang,” ujar

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*