Tongkang Batu Bara Karam, KSOP Belum Melakukan Pemeriksaan

 

Balikpapan, Diswaykaltim – Sebuah video tongkang batu bara yang karam menjadi viral di medsos. Peristiwa itu terjadi di perairan Balikpapan, Kamis (12/12) lalu. Namun hingga kini KSOP belum bisa melakukan pemeriksaan lantaran tongkang tersebut belum menepi.

Kepala Seksi Penjagaan, Patroli dan Penyidikan KSOP Klas I Balikpapan, Pantas Sihombing mengatakan, tug boat Emerald 19 yang menarik tongkang Pinancia 28 terbawa arus kencang dan menabrak tug boat MV Loumusa.

“Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (12/12/2019) lalu. Cuma kami tidak bisa memanggil pihak-pihak tersebut lantaran masih mengevakuasi,” ujarnya, Senin (16/12/2019).

Lanjut Sihombing, kondisi tongkang Pinancia 28 usai menabrak mengalami retak pada bagian sisi belakang, sehingga menyebabkan air masuk dan karam.

“Saat ini kami sudah memanggil nahkoda tug boat MV Loumusa, dan masih diperiksa,” tambahnya.

Untuk antisipasi agar batu bara tidak tumpah ke laut lagi, nahkoda tug boat Emerald 19 sedang mengupayakan agar tongkang bisa masuk ke air dangkal.

“Nahkoda tug boat Emerald 19 belum bisa kami panggil, karena mereka masih berupaya membawa tongkangnya ke air dangkal,” jelasnya.

Seperti diketahui, tug boat yang menarik tongkang bermuatan batu bara ini dari BCT milik PT Bayan Resources Tbk dengan tujuan Muara Berau. (bom/hdd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*