Diresmikan Jokowi, Berikut Anggaran Pembangunan TPA Manggar dan Bendungan Teritip

Presiden RI Joko Widodo saat meresmikan TPA Sampah Manggar dan Bendungan Teritip beserta Instalasi Pengolahan Air Teritip. Peresmian berlangsung di TPA Sampah Manggar. (Ariyansah/Disway Kaltim)

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Presiden RI Joko Widodo meresmikan dua proyek yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia di Balikpapan, Rabu (18/12/2019). Yaitu TPA Sampah Manggar dan Bendungan Teritip.

Untuk peresmian Bendungan Teritip, dibarengi pula dengan peresmian Instalasi Pengolahan Air Teritip. Tanpa kata sambutan, seperti pada peresmian jalan tol Balikpapan-Samarinda, Presiden Jokowi secara singkat, meresmikan dua proyek tersebut.

“Saya resmikan TPA Sampah Manggar, dan bendungan, dan instalasi pengolahan air di Teritip pagi ini,” kata Jokowi.

Pada peresmian itu, Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga, Gubernur Kaltim Isran Noor dan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

“Dengan fasilitas ini (TPA Sampah Manggar) diharapkan pengelolaan sampah bisa akan lebih baik. Kemudian Bendungan Teritip, menambah sumber air Balikpapan 200 liter per detik,” kata Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Danis H. Sumadilaga usai peresmian.

Proyek-proyek tersebut, anggaran pembangunannya bersumber dari APBN. Danis H. Sumadilaga menyebutkan besaran anggaran tiap-tiap proyek tersebut.

“Ada dua yang diresmikan. TPA, Bendungan Teritip. Kalau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Teritip kan menyatu dengan Bendungan Teritip itu. TPA Manggar, anggarannya Rp 160 miliar. Bendungan Teritip, sekitar Rp 260 miliar. IPA-nya, Rp 92 miliar. Yang kerjakan semua dari Kementerian PUPR,” katanya, usai peresmian dua proyek itu di TPA Sampah Manggar.

Pembangunan TPA Sampah Manggar, termasui bangunan, menara pemantau, akses jalan hingga bagian-bagian tempat penampungan sampahnya. Juga termasuk pengolahan air lindi sampah.

“Air lindi sampahnya (TPA Sampah Manggar) bisa mengeluarkan gas metan. Gasnya sudah digunakan. Sudah 20 keluarga sekirar yang menggunakan. Mau dikembangkan jadi 160 keluarga,” ujarnya.

Sementara Bendungan Teritip, menambah sumber air baku Balikpapan. Menjadi 200 liter per detik.

“Bendungan Teritip selesai akhir 2016. Dilanjutkan dengan pembangunan IPA, selesai akhir 2018. Tambahan 200 liter per detik itu, bisa melayani 80 ribu KK (Kepala Keluarga). Ekuivalen 16 ribu sambungan. Satu sambungan kan bisa digunakan oleh 5 KK,” tuturnya. (sah/eny)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*