Wacana Jembatan Alternatif Mengerucut ke Loa Kulu

Tenggarong, Disway Kaltim – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar berencana membangun jembatan alternatif selain Jembatan Kutai Kartanegara. Rancangan itu direspons positif dari DPRD Kukar. Ada dua opsi lokasi yang sebelumnya disebutkan Sekretaris Dinas PU Kukar Budi Harsono. Yakni di Loa Kulu-Jongkang dan Mangkurawang-Loa Pari.

Wakil Ketua DPRD Kukar Didik Agung Eko Wahono mendukung penuh wacana tersebut. Namun dirinya memprioritaskan jembatan Loa Kulu-Jongkang. Lantaran di sana sudah direncanakan jauh-jauh hari.

“Lebih baik di Loa Kulu-Jongkang. Sebab, pasti ada jalannya. Di situ sudah tinggal bangun saja,” ucap Didik saat ditemui Disway Kaltim di ruang kerjanya, Jumat (20/12).

Akses jalan untuk jembatan Loa Kulu-Jongkang sudah ada. Sehingga tidak perlu dilakukan pembebasan lahan lagi. Didik mengatakan dengan dibangunnya jembatan alternatif, diharapkan bisa mengurai kepadatan lalu lintas di Jembatan Kartanegara. Sehingga mengurangi beban jembatan.

Selain itu bisa dengan mudah mengalihkan arus lalu lintas saat ada perawatan jembatan. Diharapkan pula, kata Didik, bisa meningkatkan mobilitas warga sekitar yang jauh dari Jembatan Kartanegara.

Diketahui, Jembatan Loa Kulu-Jongkang sejak lama ingin dibangun. Dengan skema APBN. Begitu juga dengan wacana jembatan Desa Sirbaya-Sebulu. Sebab hingga saat ini warga kedua desa tersebut menggunakan feri penyeberangan kecil. Sebagai akses penghubung kedua desa. Sebelumnya, Sekretaris Dinas PU Kukar Budi Harsono menyebutkan dua tempat yang ideal untuk dibangun jembatan alternatif. Yakni di Kelurahan Mangkurawang dan di Kecamatan Loa Kulu.

Nantinya Kelurahan Mangkurawang bisa dihubungkan ke Desa Loa Pari. Dan Kecamatan Loa Kulu menghubungkan ke Desa Jongkang.

“Karena pada saat pemeliharaan, Jembatan Kertanegara otomatis (harus) ditutup sementara. Kalau ada satu jembatan lagi bisa dialihkan kesitu,” ucap Budi. (mrf/hdd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*