Gagal Raih Runner-up, Borneo FC Finish di Posisi 7

Pemain Borneo FC saat merayakan gol Matias Conti di pertandingan terakhir melawan Persipura, Minggu (22/12/2019) .(ist) 

Samarinda, DiswayKaltim.com – Berakhir sudah gelaran Liga 1 2019. Membersamai berakhirnya kisah magis Borneo FC di sepanjang kompetisi musim ini. Pesut Etam sempat membuat geger tatkala begitu konsisten di papan atas.

Bahkan sempat bertahan beberapa pekan di posisi kedua. Capaian yang membuat manajemen dan seluruh tim Borneo memasang target finish sebagai runner-up.

Tapi asa itu harus berakhir anti klimaks. Dari 5 laga terakhir, Borneo hanya mengemas 1 kemenangan. Hasil yang membawa mereka finish di posisi ketujuh. Persis tahun lalu.

Di pekan terakhir yang dihelat Minggu (22/12/2019), Borneo memang sudah dipastikan kehilangan asa menjadi runner-up. Karena posisi kedua sudah ditempati Persebaya yang bermain sehari sebelumnya.

Dari 8 tim yang bermain di hari terakhir Liga 1, hanya Persipura yang bisa menyalip Persebaya. Namun begitu, Borneo sejatinya bisa berakhir di 4 besar andaikan mereka bisa mempertahankan keunggulan dari Persipura.

Bermain di Stadion Deltras Sidoarjo, Pesut Etam unggul 2 gol lebih dulu melalui Conti dan Terens. Sayang bagi Borneo, Persipura bangkit di 10 menit terakhir dan berhasil memaksakan hasil imbang.

“Kami ingin menang. Bahkan kami sudah unggul 2 gol. Tapi kami tak dapat menahannya sampai selesai. Maaf, peluang untuk naik peringkat gagal,” kata Mario Gomez usai laga.

Gomez benar-benar tak habis pikir timnya bisa kehilangan konsentrasi setelah unggul 2 gol. Padahal para pemain tahu betapa pentingnya 3 poin di laga terakhir tersebut.

“Di babak kedua kami banyak membuat peluang tapi tak berhasil berbuah gol. Setelah itu kami sering kehilangan bola mudah, lalu sulit membuat umpan. Ketika sering kehilangan bola mudah di area sendiri, kami harus membayarnya. Persipura datang dan membuat 2 gol balasan. Saya tak tahu kenapa kami bisa kehilangan konsentrasi seperti ini,” lanjutnya.

Bagaimanapun, bagi Gomez, semua itu telah terjadi. Meski terperosok ke papan tengah justru di laga terakhir, ia tetap puas dengan apa yang dilakukannya untuk Borneo.

“Semua sudah terjadi. Saya tetap bangga pada tim ini. Kami membuat kerja keras yang bagus musim ini. Walau berakhir seperti ini, bagi saya, ini adalah tim yang luar biasa,” tutupnya.

Borneo FC harus mengakhiri musim 2019 di posisi ketujuh. Mereka mengemas 51 poin hasil dari 12 kemenangan, 15 seri, dan 7 kali kalah. Sebagai catatan, jumlah kekalahan Borneo FC adalah yang paling sedikit diantara semua peserta Liga 1.

Conti dkk mencetak 55 gol dimana hanya Persebaya dan Arema FC yang mampu melampauinya, dan kebobolan 42 gol. (ava/fdl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*