GMNI dan HMI Tolak Usulan Kenaikan Dana Parpol di Balikpapan

Ketua HMI Cabang Balikpapan Rizqi Usman. (Ist)

===

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Usulan kenaikan dana bantuan keuangan partai politik (parpol) di Balikpapan mendapat respons dari dua organisasi mahasiswa. Yaitu Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

GMNI dan HMI, menolak usulan kenaikan tersebut. Beberapa alasan disampaikan pimpinan dua organisasi tersebut.

Ketua DPC GMNI Balikpapan, Yosep Wahyudi Sitanggang mengatakan, usulan kenaikan dana bantuan bila disetujui akan membebani keuangan daerah. Di sisi lain, kenaikan dana parpol bukanlah hal mendesak.

“Tentu, akan membenani APBD. Kan dana parpol di Balikpapan bersumber dari APBD. Kemudian, apa urgensi dari kenaikan dana parpol. Saya kira tidak ada. Secara tegas, kami tidak sepakat,” katanya kepada Disway Kaltim, Kamis (26/12/2019).

Ketua Umum Cabang HMI Balikpapan, Rizqi Usman juga menyoroti dan mempertanyakan urgensi kenaikan dana parpol. Menurut Rizqi, tak ada urgensi.

“Apa urgensinya? Tidak ada,” katanya tegas.

Rizqi juga mengkritik argumen yang disampaikan beberapa elit politik sebagai pendukung usulan kenaikan dana bantuan keuangan parpol.

“Dalih usulan kenaikan dana untuk pendidikan politik dan lain sebagainya, itu enggak rasional. Kita lihat, partisipasi pemuda memberi pendidikan politik juga aktif. Itu (pemuda) di luar partai. Yang non partai. Saya rasa juga tidak ada urgensinya (kenaikan dana parpol),” katanya.

Dana bantuan keuangan parpol di Balikpapan adalah Rp 4.108, berdasarkan SK Wali Kota Balikpapan. Dalam aturan yang berlaku, dana bantuan keuangan parpol di kabupaten/kota Rp 1.500.

Usulan kenaikan dana parpol disampaikan Ketua Harian DPD Golkar Balikpapan, Kashariyanto. Dari Rp 4.108 per suara sah, menjadi Rp 7 ribu per suara sah. Usulan ini, telah didukung empat partai lainnya. Yaitu PKS, PPP, Partai Demokrat dan PDIP.

Parpol yang menerima dana bantuan keuangan, adalah yang memiliki kursi di DPRD Balikpapan. Yaitu Golkar, PDIP, Gerindra, PKS, Demokrat, NasDem, PPP, Hanura, PKB dan Perindo.

Pada Pemilu 2019, berikut perolehan suara tiap partai tersebut:

> Golkar: 71.280 suara

> PDIP: 52.395 suara

> Gerindra: 37.078 suara

> PKS: 36.515 suara

> Demokrat: 28.148 suara

> Hanura: 21.220 suara

> NasDem: 18.168 suara

> PPP: 21.527 suara

> PKB: 14.448 suara

> Perindo: 8.671 suara. (sah/hdd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*