Saksikan Gerhana Matahari dengan Alat Seadanya

Warga penasaran menyaksikan prosesi terjadinya gerhana matahari cincin ini dengan alat seadanya. (Andrie/Disway Kaltim)

===============

 

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Fenomena gerhana matahari yang terjadi di langit Kota Balikpapan, direspons antusias warga. Antara lain warga berkumpul di pelataran Masjid Agung At Taqwa Balikpapan, Kamis (26/12/2019) .

Ratusan warga menyaksikan gerhana matahari ini dengan menggunakan alat sederhana, seperti kaca nako dan kaca helm hingga ada yang sengaja membawa kacamata 3D.

Gunawan, seorang warga, yang datang untuk menyaksikan gerhana ini membawa kaca helm berwarna hitam yang dilapis dua. Bahkan, dirinya masih melapis lagi dengan menggunakan kacamata hitam agar bisa melihat langsung fenomena ini.

“Ini bawa kaca helm saja dua, dilapis. Dulu kan pernah begini juga, itu jadi pengalaman, saya sudah siapkan ini (kaca helm),” ujarnya.

Dengan melihatnya fenomena ini, ia merasa takjub dan bangga akan kebesaran Allah SWT. “Jujur, ini saya sangat takjub dan bergetar melihat kebesaran Ilahi,” tambahnya.

Sementara itu, Maya, warga lainnya, mencoba melihat proses gerhana dengan menggunakan kaca nako hitam tebal. “Alhamdulillah jelas ini lihatnya. Kalau kapan hari itu kan, tertutup karena awan mendung,” ujarnya.

Dengan adanya fenomena gerhana matahari ini, warga berbondong-bondong melaksanakan ibadah salat sunah di Masjid Agung At Taqwa. Salat dua rakaat pun dilakukan ratusan warga.

Bertindak sebagai Imam adalah Muhamad Ghazali dan Khotib Sholehudin Siregar yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Balikpapan. Dalam pesannya, Siregar menyampaikan jika fenomena gerhana ini sudah ada saat zaman Rosulallah. Saat itu banyak masyarakat yang tidak percaya kebesaran Allah SWT.

“Ini adalah tanda-tanda kebesaran Allah SWT, zaman Nabi dulu banyak yang tidak percaya kebesaran Allah SWT. Maka muncul lah fenomena ini dan baru percaya,” ujar Siregar. (bom/dah)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*