Honor PPK Menjadi Rp 2,2 Juta

Ketua KPU Kukar Erlyando Saputra. (Rafii Disway)

===

Kukar, Disway Kaltim –  KPU Kukar bersiap memasuki tahapan perekrutan penyelenggara pemilu. Dimulai Januari hingga Maret 2020. Seleksi ketat akan disiapkan.

Harapannya, warga yang direkrut, memiliki integritas. Ketua KPU Kukar Erlyando Saputra menginginkan bukan hanya hasil yang dikawal. Namun juga proses pemilihan.

“Kami mengharapkan petugas yang berintegritas ikut terlibat,” ujar mantan aktivis HMI itu, Jumat (27/12).

Nando, sapaan akrabnya, menyebut jangan sampai petugas yang dimandatkan bermain-main dengan proses pemilu nanti. Seperti bermain pergeseran perolehan suara.

Ia mengatakan, apabila hal itu terjadi, dipastikan menimbulkan konflik dan berpotensi gesekan. Padahal Kukar terkenal damai dan kedewasaan berpolitiknya tinggi.

Untuk mencegah hal tersebut, KPU Kukar memastikan honor PPS, PPK dan KPPS dinaikkan. Honor PPS yang semula Rp 800 ribu menjadi Rp 1,2 juta. PPK yang awalnya Rp 1,8 juta naik menjadi Rp 2,2 juta. Sedangkan KPPS menjadi Rp 800 ribu yang semula Rp 500 ribu.

“Kami harap itu menambah antusias kerja,” jelas Nando.

Kenaikan tersebut dikatakan Nando diajukannya melalui adendum. Kemudian dilakukan penambahan anggaran untuk KPU Kukar terkait honor Ad Hoc, pada APBD Kukar tahun depan. (mrf/hdd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*