Mabuk, Karyawan Perusahaan Sawit Ditikam

Kapolsek Kembang Janggut AKP Suwarno. (ist)

===

Kukar, Disway Kaltim – Hanya karena salah paham saat mabuk. Seorang pria berusia 35 tahun berinisial TB warga Tabang, Kukar nekat menikam keluarga sendiri. Akibat perbuatannya, TB harus mendekam di penjara.

Penikaman itu terjadi, Rabu (25/12) dini hari di Base Camp Damai Estate PT Rea Kaltim, tepatnya di Desa Kelekat, Kecamatan Kembang Janggut. Sementara yang ditikam berinisial DS (26).

“Pelaku dan korban berkeluarga. Keduanya bekerja di tempat berbeda. Pelaku di PT IP sedangkan korban di Rea Kaltim,” jelas Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho, melalui Kapolsek Kembang Janggut AKP Suwarno kepada Disway, Jumat (27/12) sore.

Kejadiannya saat Natal. Ketika itu TB berkunjung ke rumah DS di Desa Gunung Sari untuk minum miras. Saat sedang mabuk, terjadi perselisihan antara kakak DS dengan TB.

“Kakak korban hanya bergurau. Tapi pelaku menganggap serius. Kemudian pelaku mencabut badik dan ingin menikam kakak korban,” kata Suwarno.

“Tapi saat melihat kakaknya mau ditikam. Korban mendorong kakaknya. Sehingga tikaman itu malah mengenai korban,” tambahnya.

TB lalu panik dan melarikan diri. Sementara DS yang ditikam pada perut bagian bawah langsung dilarikan ke klinik perusahaan. Selanjutnya dirujuk ke RSUD Dayaku Raja Kota Bangun.

“Korban masih dalam perawatan,” tutur Kapolsek.

Oleh kakak DS, kasus ini dilaporkan ke Polsek Kembang Janggut. Kemudian petugas langsung mencari keberadaan TB.

“Pelaku kami tangkap Jumat pagi di Desa Kelekat. Selama kabur pelaku bersembunyi di areal perkebunan kelapa sawit,” kata Suwarno.

 

Saat ini TB sudah ditahan. Ia dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan dengan kekerasan. Sementara badik yang digunakan TB masih dicari.

“Kata pelaku terjatuh di jalan saat lari,” pungkasnya. (byu/hdd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*