Air Bersih Sangat Dibutuhkan

Warga yang Terdampak Banjir Luapan Sungai

Kampung Tumbit Melayu masih terendam air. Sementara di Siduung Indah, debit air semakin tinggi, tampak anggota Koramil Segah, berkunjung ke lokasi dan memberikan bantuak kepada warga.(ISTIMEWA)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Dampak dari luapan air sungai masih terasa sampai saat ini. Beberapa wilayah di Kampung Siduung Indah dan Tumbit Melayu, membutuhkan bantuan air bersih dan obat.

Di sejumlah wilayah Kampung Tumbit Melayu, air masih cukup tinggi. Seperti diketahui, dari 13 RT di Tumbit Melayu, ada 12 RT yang wilayahnya terendam air.(Lihat grafis)

Sementara, di Siduung Indah, ketinggian air luapan sungai semakin bertambah.

Seperti yang diutarakan, Ketua RT 9 Kampung Tumbit Melayu, Samsul Alam, bahwa warganya sangat membutuhkan bantuan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Selain air bersih, pihaknya juga membutuhkan bantuan pangan karena sampai saat ini, akses menuju permukiman terhambat dengan tingginya genangan air.

Luapan air sungai yang menggenangi wilayah tersebut, bahkan sampai saat ini masih seukuran dada orang dewasa. Genangan tersebut terjadi sejak tiga hari lalu. Luapan air sungai terjadi akibat curah hujan cukup tinggi, yang mengguyur Kabupaten Berau.

Dikatakannya, saat ini ada 85 Kepala Keluarga yang terdaftar di RT 9. Yang menetap, dan terdampak sekira 45 KK. Bahkan terdapat 3 bayi di wilayah tersebut. “Itu yang baru lahir,”katanya.

Menurut Samsul, persoalan ini harus menjadi perhatian khusus, terutama kesehatan warga. Selain air bersih, pihaknya juga sangat butuh bantuan obat-obatan. Mengingat dampak dari musibah tersebut, biasanya akan muncul masalah kesehatan lainnya. Seperti, diare, gatal-gatal, dan malaria.
“Itu kan masalah yang biasa terjadi,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Tumbit Melayu, Maspri mengatakan, saat ini belum ada bantuan khusus dari Dinas Kesehatan, khususnya untuk obat-obatan di kampungnya.

Meski demikian, pihaknya telah meminta Puskesmas dan Puskesmas Pembantu, terus siaga dalam merespons keluhan masyarakat terkait kondisi kesehatan.

Kampung Siduung Indah, ketinggian air terpantau setinggi pinggang orang dewasa. Hal tersebut diutarakan Danramil Segah, Kapten Arm. Rudi Cahyo.

Pada Jumat (27/12) sekira pukul 10.00 Wita, di Kampung Siduung Indah Kecamatan Segah, telah dilaksanakan monitoring situasi dan perkembangan terkait banjir yang melanda wilayah tersebut.

Dari hasilnya, ketinggian debit air yang ada di area permukiman warga, dipastikan terjadi peningkatan, dari yang sebelumnya hanya seukuran mata kaki hingga saat ini sepinggang orang dewasa.

“Tadi kami ke sana untuk memastikan kondisi keamanan dari masyarakat,”katanya.
Selain melakukan monitoring, pihaknya juga memberikan bantuan berupa kebutuhan pangan bagi warga yang berada di bantaran sungai. Hal itu dilakukan, mengingat satu-satunya akses menuju wilayah tersebut, tergenang air sehingga tidak memungkinkan untuk dilewati oleh kendaraan.

“Kami berikan bantuan berupa nasi bungkus dan sembako dengan harapan dapat membantu meringankan beban warga,”ungkapnya.
Selanjutnya, berharap pihak terkait dapat memberikan bantuan demi meringankan masyarakat yang terkena bencana. Dirinya pun mengimbau kepada warga agar tetap waspada terkait banjir di mana curah hujan saat ini tidak pasti. (*/fst/app)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*