Syafruddin: Mahasiswa Harus Terlibat di Politik

Syafruddin. (ISTIMEWA)

===

Samarinda, DiswayKaltim.com – Anggota DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan Balikpapan Syafruddin menyampaikan sejumlah pandangan politik di hadapan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Kata Syafruddin, politik adalah seni kehadiran. Pada saat seseorang ingin diterima dengan baik di masyarakat, maka mesti menggabung politik sebagai seni. Selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Dalam politik itu kita tidak boleh bawa perasaan. Tidak boleh baper. Politik itu harus kita nikmati dan rasakan secara santai,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim tersebut.

Ia menegaskan, semua pemuda harus terlibat aktif dalam politik daerah dan nasional. Pasalnya, seluruh hajat hidup masyarakat diatur dalam produk politik.

“Semua aturan di Indonesia adalah produk politik. Maka politik dan partai politik tidak boleh dijauhi. Bila perlu kita harus masuk dan menjadi bagian dari politik itu,” ujarnya belum lama ini.

Seperti diketahui, Syafruddin adalah politisi muda yang memimpin PKB Kaltim. Ia sudah terlibat aktif dalam politik saat menjadi aktivis PMII.

Setelah menamatkan kuliah di Samarinda, ia bergabung di PKB. Pada saat partai tersebut dipimpin Muhaimin Iskandar, Syafruddin ditunjuk sebagai Ketua DPW PKB Kaltim.

Pada 2009, Syafruddin mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kaltim di Dapil Samarinda. Namun ia tidak terpilih.

Lima tahun kemudian, politisi kelahiran Bima Nusa Tenggara Barat ini kembali mencalonkan diri. Di Dapil Kutai Timur, Berau, dan Bontang. Ia terpilih sebagai satu-satunya wakil rakyat dari PKB di dapil tersebut.

Pada 2019, Syafruddin kembali melenggang di Gedung Karang Paci. Namun di dapil yang berbeda. Di Balikpapan. Terpilih dengan suara tertinggi dari calon anggota legislatif yang diusung PKB. (adv/qn/hdd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*