Siswi 4 SD Tewas Tenggelam di Kolam Renang

Petugas Polsek Tenggarong Seberang saat memperlihatkan kolam renang tempat FH tenggelam. (ist)

Kukar, DiswayKaltim.com  – Malang nasib FH (10). Siswi kelas 4 SD warga Desa Kembang Janggut RT 14 Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tewas tenggelam.

Insiden ini terjadi, Selasa (31/12/2019) pagi tadi sekitar pukul 09.00 Wita di Kolam Renang Barokah di Desa Manunggal Jaya, Dusun Telaga Kencana, Kecamatan Tenggarong Seberang.

Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho, melalui Kapolsek Tenggarong Seberang AKP Rido Doly Kristian menerangkan, saat itu FH pergi berenang bersama ketiga temannya. Ketika itu mereka bermain di kolam sedalam 50 centimeter atau sepaha anak kecil.

“Dikolam itu ada yang hanya sedalam 50 centimeter dan 180 centimeter. Untuk tanda batasnya ada tali tambang di tengah kolam,” kata Rido kepada Disway, Selasa sore.

Sekitar 10 menit bermain di kolam renang. Kedua temannya ingin menyewa ban dan naik ke pinggiran kolam. Saat itulah kedua temannya melihat FH sudah berada di kolam sedalam 180 centimeter.

“Kedua saksi melihat korban sudah melambai-lambaikan tangan. Kemudian kedua saksi itu meminta bantuan kepada orang-orang di sekitar termasuk penjaga kolam,” jelas Kapolsek.

Mendengar teriakan kedua teman FH. Penjaga kolam yang berada di lokasi langsung terjun menolong FH. Setelah dikeluarkan dari kolam, FH langsung diberikan pertolongan.

“Ada sekitar 5 menit korban di dalam kolam. Bahkan saat diselamatkan, korban diberikan pertolongan dengan menekan bagian dadanya untuk mengeluarkan air yang tertelan,” tutur Rido.

Saat di TKP detak nadi FH masih ada, tapi lemah. Kemudian FH dilarikan ke Puskesmas terdekat dan dirujuk ke RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang. Namun malang, nyawa FH tak terselamatkan.

“Korban meninggal dunia. Kemudian kami serahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” ucapnya.

Kemudian tambah Kapolsek, FH bukan warga di Tenggarong Seberang, melainkan di Kembang Janggut. FH berada di Tenggarong Seberang untuk menemani ibunya yang sedang hamil.

“Jadi disini (Tenggarong Seberang,Red) dia tinggal bersama ibunya di tempat neneknya di Desa Buana Jaya L4. Karena ibunya mau melahirkan,” urai Rido. (byu/dah)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*