Presiden Borneo FC Bicara Loyalitas Pemain

Nabil bicara soal loyalitas, pendukung Borneo anggap sindir Lerby. (IST)

Samarinda, Diswaykaltim.com – Kepergian Lerby Eliandry ke Bali United nampaknya masih punya kesan mendalam bagi suporter setia Borneo FC, Pusamania. Lerby dianggap tak memiliki loyalitas pada klub tanah kelahirannya karena membelot ke tim lain kendati Borneo berusaha mempertahankannya.

Belum juga mereda perbincangan soal kepergian Lerby di kalangan suportet, Presiden Klub Borneo FC, Nabil Husein berbicara soal loyalitas pemain Borneo.

Nabil Husein kedapatan membicarakan soal loyalitas pemain di kanal Youtubenya bersama legenda sepak bola Indonesia, Ponaryo Astaman. Di tayangan yang diunggah pada Sabtu (11/1-/2020) malam itu, Nabil bertanya pada Ponaryo tentang kesetiaan beberapa pemain Borneo seperti Sultan Samma, Terens Puhiri, Diego Michiels, dan lainnya.

Ponaryo yang belakangan aktif menjadi pundit mengatakan bahwa jika seorang pemain sepak bola meninggalkan klub daerahnya adalah hal lumrah di Indonesia.

“Di era sepak bola Indonesia saat ini dimana transfer pemain sangat terbuka, itu hal yang biasa. Namun jika ada seorang pemain setia pada klub tanah kelahirannya, itu sesuatu yang langka saat ini. Loyalitas itu sekarang mahal,” kata Ponaryo.

Lebih lanjut, Ponaryo menimpali bahwa pemain yang membela tim daerahnya biasanya bukan lagi mengedepankan Money Oriented.

“Saat mereka membela tim daerahnya, mereka akan dapat dukungan yang istimewa dari suporter, menjadi kebanggaan daerahnya. Itu adalah bayaran yang setimpal atas kesetiaan mereka,” lanjut pemain yang akrab disapa Popon tersebut.

Mendengar jawaban itu, Nabil langsung membalas dengan, “Benar, karena loyalitas itu bukan soal uang. Tapi tentang hati,” katanya.

Statemen singkat Nabil soal loyalitas inilah yang memicu para suporter Bonero yang menyaksikan tayangan tersebut mengaitkan dengan kepergian Lerby. Lerby dianggap memilih Bali United ketimbang bertahan di Borneo karena nominal kontrak yang lebih besar.

“Sindir terus, Bos, yang gak punya loyalitas,” komentar sebuah akun atas nama Nugraha.

“Sudah dibesarkan dari nol. Sudah mulai terkenal malah ditinggalkan,” timpal akun Zikrie Al Ansori.

“Sumpah Mas Nabil, kata-kata itu dalam banget. Ngena dihati,” tulis Elinda di kolom komentar.

Memang dalam obrolan berdurasi 19.40 menit itu, Nabil tak menyebut nama Lerby. Lerby sendiri belum buka suara terkait kepergiannya apakah soal nilai kontrak atau jam terbang. (ava/fdl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*