Golkar Kutim Inginkan Koalisi Besar

Kasmidi Klaim Masih Harmonis dengan Ismunandar

Ketua DPD Golkar Kutim Kasmidi Bulang. (ist)

===

Sangatta – Menjelang Pilbup Kutim tahun ini, Golkar Kutim mulai merajut komunikasi ke sejumlah parpol pemenang pemilihan legislatif (pileg) lalu. Hal itu diutarakan oleh Ketua DPD Golkar Kasmidi Bulang.

Menurutnya, sebagai ketua partai, ia harus menjaga amanah. Bahwa Golkar tidak mungkin jadi penonton pada pilkada tahun ini. Tentu akan berkoalisi dengan partai-partai lain. Mengingat Golkar di DPRD Kutim hanya punya tujuh kursi.

“Makanya saya mendaftar ke partai-partai lain. Memang Golkar harus banyak berkoalisi. Makin banyak makin bagus. Saya sudah mendaftar ke PDI Perjuangan, Demokrat, Gerindra, NasDem, PPP, PKB, dan juga Golkar yang membuka pendaftaran,” ujar Kasmidi.

Ditanya soal isu perpecahan dengan Bupati Kutim Ismunandar saat ini, Kasmidi mengaku itu hanya gosip. “Mungkin ada orang yang tidak suka. Itu biasa saja dalam politik. Sampai saat ini hubungan dengan bupati masih sangat harmonis,” ucapnya.

Kasmidi menyebut tidak mungkin bupati dan dirinya hanya jadi penonton pada pilkada 23 September mendatang. “Kalau kami harus pisah, berarti kami berlawanan. Tapi kalau kami masih bersama berarti sepaket. Komunikasi dengan bupati sejauh ini baik-baik saja,” tegasnya.

Koalisi besar diinginkan Kasmidi. Hal ini terlihat dari banyaknya parpol yang dijajaki melalui penjaringan partai. “Kepada semua tim, saya minta jangan gegabah. Khawatir nanti saat ingin deklarasi tapi pada hari H tidak jadi berpasangan. Jadinya malu,” paparnya.

Politik itu dinamis. Oleh sebab itu wakil bupati berpesan kepada seluruh ASN di Setkab Kutim tidak terlibat dalam politik praktis.

Kasmidi mengaku telah berkomunikasi intens dengan beberapa parpol maupun tokoh di Kutim. Seperti Sobirin Bagus, Suhaimi, maupun Ardiansyah. “Politik itu dinamis,” pungkasnya. (eko/hdd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*