Campos Ingin Melampaui Catatan Musim Lalu

Diogo Campos sudah berlatih bersama Borneo FC, Selasa (4/2/2020) di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kukar. (Dian/ DiswayKaltim) 

Kukar, DiswayKaltim.com – Diogo Campos Gomes akhirnya bergabung di sesi latihan Borneo FC Samarinda di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Selasa (4/2/2020) setelah sehari sebelumnya menginjakkan kaki di Samarinda. Diogo yang meski belum bisa berbahasa Indonesia ataupun Inggris, tampak akrab dengan punggawa Borneo lainnya di sesi latihan Selasa sore. Dengan tingkat kebugaran yang cukup prima, pemain 29 tahun itu bisa langsung terlibat di sesi latihan taktikal tanpa harus melalui latihan fisik yang berat terlebih dahulu.

Ini adalah musim kedua Campos di Liga 1 Indonesia. Musim lalu ia membela 2 tim di masing-masing paruh musim. Membela tim promosi Kalteng Putra di paruh pertama dengan torehan 3 gol dan 6 asis dari 14 laga, penampilan terbaiknya justru dibuat saat membela Persebaya di paruh kedua. Total, pemain kelahiran Miranorte, Brazil, tersebut membuat 7 gol dan 3 assits yang sekaligus mengantar tim Bajul Ijo menjadi runner-up Liga Indonesia.

Tak diperpanjang Persebaya, tak lantas membuat Campos sepi peminat. Beberapa tim Indonesia dan luar negeri berburu tanda tangannya. Namun kentalnya nuansa Samba di tubuh tim Pesut Etam, membuatnya yakin memilih Borneo FC Samarinda.

“Saya dapat tawaran dari beberapa tim Indonesia dan luar negeri. Yang membuat saya yakin memilih Borneo adalah karena saya sudah kenal tim ini, fasilitasnya bagus, presiden klub (Nabil Husein) sangat baik, musim lalu ada teman saya di sini (Renan dan Conti), dan yang paling utama adalah karena pelatih Borneo berkewarganegaraan sama dengan saya,” ucap Campos yang diterjemahkan oleh Asisten Pelatih Borneo FC Samarinda, Antonio Claudio.

Saat awak media mengkonfirmasi apakah tim luar negeri yang dimaksud Campos berasal dari Malaysia, dia menjawab, “Iya,” sembari tertawa.

Selain faktor Brazil Connections di Borneo FC, Diogo Campos mengungkapkan jika ia kadung mencintai sepak bola Indonesia.

“Di Indonesia punya sepak bola menyerang. Dan itu sesuai dengan karakter saya. Di sini perlu kecepatan, dan saya suka permainan cepat. Lalu banyak klub besar, atmosfer suporter juga sangat besar. Saya sangat suka bermain di Indonesia,” tambahnya.

Perkataan Campos memang ada benarnya, selama berkiprah di Liga Brazil, League 1 Prancis, dan Liga Bulgaria, Campos hanya mencatatkan 13 gol 119 laga. Sementara semusim di Indonesia, ia bisa membuat 10 gol hanya dari 28 laga saja. Begitu menggambarkan jika Campos sangat berjodoh dengan Liga Indonesia.

Musim ini, Campos ingin tampil lebih trengginas. Jika musim lalu ia berkontribusi pada 19 gol, dia menjanjikan membuat lebih banyak lagi bersama Borneo.

“Musim lalu saya buat 10 gol dan 9 assists. Target saya musim ini harus buat lebih dari itu. Saya akan berikan yang terbaik. Terlepas jumlah gol dan asis, yang lebih penting adalah Borneo bisa bermain baik setiap laga, menampilkan sepak bola menyerang, dan meraih kemenangan. Itu target saya,” tutupnya. (ava/fdl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*