Daihatsu Kuasai Pangsa Pasar 23,5 Persen

Kepala Daihatsu Cabang Samarinda Yodiyanto (tengah) didampingi Sales Supervisor Daihatsu Samarinda Ahkamuddin (kiri) dan Supervisor Daihatsu Samarinda Wili Chandra. (Dian Adi/Disway Kaltim)

Samarinda, DiswayKaltim.com – Daihatsu Samarinda menempati urutan teratas dalam market share 2019. Berdasarkan data yang diterima media ini dari manajemen Daihatsu Cabang Samarinda, perusahaan otomotif ini menguasai 23,53 persen pasar di Kota Tepian.

Kepala Daihatsu Cabang Samarinda Yodiyanto mengungkapkan, posisi kedua market share ditempati Toyota dengan market share 22,74 persen. Kemudian Honda 19,2 persen dan Mitsubishi 15,87 persen.

Ia menyebut, tahun lalu penjualan produk Daihatsu meningkat sekira 15 persen (year on year). Setiap bulan, jumlah kendaraan yang terjual relatif fluktuatif. Pihaknya menjual rata-rata 150 unit per bulan. Sementara tahun lalu, total penjualan kendaraan Daihatsu 1.583 unit.

“Paling tinggi jumlah penjualan kami di bulan Desember. Kemarin kami jual di Samarinda saja 174 unit,” ungkap Yodi yang didampingi Supervisor Daihatsu Samarinda Wili Chandra dan Sales Supervisor Daihatsu Samarinda Ahkamuddin, Kamis (6/2).

Dari seluruh merek kendaraan yang dijual Daihatsu, Gran Max Pick Up yang paling banyak diminati konsumen. Secara keseluruhan, merek tersebut berkontribusi sekira 30 persen dari total penjualan Daihatsu pada 2019.

Kata Yodi, Gran Max Pick Up diminati karena beberapa keunggulan: desain baru, kabin luas, bak luas, kapasitas tempat duduk di depan muat untuk tiga orang, dan dilengkapi Load Sensing Proportioning Valve (LSPV).

“Otomatis juga ini pengaruh kebutuhan pasar. Memang daya angkutnya banyak. Costumer yang angkut banyak barang, dia bisa menghemat biaya transportasi,” ungkapnya. Tak heran, Gran Max Pick Up menguasai market share sebanyak 67,28 persen di Samarinda.

Secara umum, dari total penjualan pada 2019, penjualan dilakukan dengan cara kredit. Sebanyak 80 persen dari total penjualan. Sisanya, konsumen membeli produk Daihatusi dengan cara cash.

Sales Supervisor Daihatsu Cabang Samarinda Ahkamuddin mengungkapkan, tahun ini pihaknya berencana meningkatkan penjualan. Perluasan pasar akan dilakukan di semua kabupaten/kota di Kaltim dan Kaltara.

“Memang Kaltim dan Kaltara ini masih banyak pasar yang belum tergarap. Saat ini kita coba bagi tiga. Ada di Sangatta, Tenggarong, dan Samarinda. Kita sudah siapkan sales point untuk semua daerah. Sampai di Mahakam Ulu,” katanya.

Pihaknya telah menyiapkan sales point di Sangatta. Mengakomodir wilayah Bontang, Berau, Tanjung Selor, Bengalon, hingga Bulungan. Seluruh wilayah tersebut masih berinduk di Daihatsu Cabang Samarinda.

“Tapi kalau potential market yang akan kita kejar, jalurnya begitu. Kita bergerak di daerah-daerah. Sama dengan strategi nasional Daihatsu. Kita membuka sales point. Tujuannya sih memang supaya Daihatsu mudah dikenal dan diminati masyarakat,” ujarnya.

Kata Ahkam, tantangan terbesar dalam perluasan pasar Daihatsu yakni infrastruktur pendukung yang belum memadai yang menghubungkan seluruh daerah di Kaltim.

Namun tidak berarti Daihatsu mengurangi proyeksi dan capaian penjualan di 2020. Untuk mendukung target penjualan tahun ini, selain sales point, manajemen Daihatsu menambah man power.

“Target peningkatan penjualan kami tahun ini 20 persen dibandingkan tahun lalu. Target kami setiap bulan terjual 200 unit. Kalau tahun lalu, target per bulan 120 unit terjual. Yang tercapai rata-rata 150 per bulan,” jelasnya. (qn/eny)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*