Koalisi 531 Disebut Bubar, Ketua PAN Kukar: Gak Bubar, Tapi Diperkuat

Ketua DPD PAN Kukar Supriyadi (Rafii/Disway Kaltim)

===

Kukar, DiswayKaltim.com – Hadirnya Koalisi Poros Patin baru-baru ini, menjadi angin segar bagi perpolitikan di Kukar. Koalisi yang “katanya” menyiapkan perahu bagi bakal calon bupati dan wakil bupati, hingga sebagai wadah untuk menyaring figur yang tepat pilihan rakyat.

Untuk mencari figur yang diinginkan, Koalisi Poros Patin punya cara dengan mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk berdiskusi seperti apa figur yang diinginkan rakyat.

“Semakin kita intens melakukan diskusi, semakin kelihatan siapa yang ingin dicalonkan masyarakat,” ucap Ketua Koalisi Poros Patin Rudiansyah beberapa waktu lalu.

Diketahui, Koalisi Patin sementara diisi lima partai, yakni Partai Gerindra (7 kursi), PKS (3 kursi), Partai Nasdem (2 kursi), PAN (5 kursi) dan Partai Hanura (1 kursi). Dari kelima partai tersebut, dua partai merupakan alumni dari Koalisi 531. Keduanya adalah PKS dan PAN.

Saat ditanyai kepada dua pimpinan partai tersebut, perihal bubarnya Koalisi 531 yang secara persyaratan telah mampu mengusung bakal calon pasangan calon bupati dan wakil bupati. Supriyadi (PAN) dan Firnadi Ikhsan (PKS) kompak menjawab tidak.

“Gak ada bubar, tapi diperkuat,” ucap Ketua DPD PAN Kukar Supriyadi.

Walaupun dengan alasan persamaan visi-misi dan gagasan yang digaungkan Koalisi Poros Patin dan Koalisi 531. Supriyadi tidak memungkiri jika Koalisi 531 tidak bisa mengusung calon bupati dan wakilnya. Lantaran hengkangnya satu partai dalam koalisi tersebut.

“Koalisi 531 hilang 1 kursi, makanya gak cukup tinggal 53, jadi tidak bisa mengusung,” lanjut Supriyadi.

Terlebih atas arahan atasan, menyebutkan jika dalam berpolitik itu harus lentur. Tidak kaku. Bisa bergaul dengan partai politik manapun. Terlebih memiliki persamaan, kebersamaan dalam berbuat untuk perubahan.

“Jadi koalisi 531 dilebur dalam Koalisi Poros Patin,” tutupnya. (mrf/hdd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*