Bersabarlah Air Asia, Kapasitas Runway APT Pranoto Terbatas

APT Pranoto kembali menjadi lirikan sejumlah maskapai. Sayang, ketebalan runway sudah maksimal sehingga dinilai berbahaya melayani penambahan jam penerbangan. (Bayong/Disway Kaltim)

Samarinda, DiswayKaltim.com – Maskapai asal Malaysia, Air Asia dikabarkan tengah menjajaki untuk membuka slot penerbangan dari dan ke Samarinda melalui Bandara APT Pranoto. Namun disisi lain, lalu lintas penerbangan di APT disebut sudah melebihi kapasitas kualitas runway yang ada. Hal ini menjadi pertimbangan menambah rute penerbangan.

Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda Dodi Dharma Cahyadi mengakui itu. Dodi mengaku telah menerima manajemen Air Asia, Selasa (11/2).  Kunjungan tersebut, dalam rangka menjajaki peluang dibukanya rute dari dan menuju Samarinda oleh maskapai tersebut.

Dodi menjelaskan kepada management Air Asia, kondisi eksisting bandara hingga rencana pengembangan ke depannya. Hasilnya, mereka cukup puas. Bahkan tertarik untuk membuka rute tak hanya domestik tapi juga rute internasional.

“Dia pasti akan evaluasi dulu. Kita masih jajakin,” jelasnya.

Dodi menjelaskan pihak Air Asia berharap menjadi bagian dari pengembangan Bandara APT Pranoto nantinya. Meski begitu, Management Air Asia tidak membeberkan secara jelas rute apa yang nantinya akan dibuka. Namun dari paparan Kepala Bandara cukup memberi gambaran kepada Air Asia.

“Samarinda menjadi pasar yang bagus. Penunjukan Kalimantan Timur sebagai ibu kota negara (IKN) baru Indonesia diharapkan Air Asia melakukan ekspansi bisnisnya ke Benua Etam, khususnya Kota Tepian Samarinda,” jelasnya.

Saat ini ada 8 maskapai yang beroperasi di Bandara APT Pranoto. Dengan frekuensi penerbangan rata-rata lebih dari 30 penerbangan, dari dan ke Samarinda.

Dengan penumpang 1,12 juta pada tahun 2019. Dan kini rata- rata penumpang 5 ribu orang perharinya.

Hanya saja, Dodi masih melakukan banyak pertimbangan dalam menambah rute tersebut. Sebab kapasitas runway yang dibangun sudah melebihi jumlah penerbangan rute yang ada. Ada pembatasan slot penerbangan dari kondisi runway yang ada.

“Pertimbangan saya itu. Kita harap ada peningkatan dulu runway nya. Kalau sudah saya jamin slot penerbangan maskapai akan bertambah terus,” paparnya.

Kondisi runway APT Pranoto memang sudah melebihi kapasitasnya. Saat ini memiliki ketebalan 10 centimeter. Dalam perencanaan awal runway APT Pranoto di pakai untuk beban satu pesawat jenis jet atau 300 pesawat dalam setahun.

Setelah itu dioptimalkan maksimal 5 pesawat jenis Air Bus 320 dan Boeing 373-800 dalam sehari. Namun, lalu lintas pesawat saat ini mencapai rata-rata 20- 30 pesawat. Untuk itu diusulkan penambahan kualitas runway.

Dodi mengatakan, pihaknya telah mengusulkan untuk peningkatan runway APT Pranoto kepada pemerintah pusat. Direncanakan tahun ini dilakukan.

“Sudah disurvei. Tinggal waktunya saja. Tahun ini harus cepat,” pungaksnya. (lim/boy)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*