Borneo FC Butuh Gelandang dan Bek Baru

Borneo FC Samarinda terus mengasah taktikal dan kekompakan jelang Liga Indonesia dimulai (Tebe/ Disway Kaltim)

Kukar, DiswayKaltim.com – Kedatangan Titus Bonai sebagai rekrutan terbaru, kini Borneo FC Samarinda sudah memiliki 29 pemain. Termasuk diantaranya Arya Gerry yang berstatus pemain akademi.

Meski mengaku puas dengan langkah manajemen di lantai transfer, tim pelatih Borneo FC Samarinda mengisyaratkan masih butuh dua pemain baru lagi. Dua pemain anyar yang dibutuhkan tim pelatih ini nantinya untuk mempertebal lini tengah dan belakang.

“Secara teknis tim pelatih sudah sangat puas dengan komposisi saat ini. Tapi kalau ada penambahan dua pemain lagi ya lumayan ya. Satu gelandang, satu lagi defender, boleh bek atau kiper,” kata Asisten Pelatih Borneo FC Samarinda, Ahmad Amiruddin, Selasa (11/2/2020).

Dua pemain yang dibutuhkan ini dikatakan Amir sebaiknya pemain yang sudah berpengalaman di masing-masing posisi. Melihat susunan pemain di posisi gelandang, Borneo memang terlihat membutuhkan amunisi baru.

Saat ini, pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah adalah Imanuel Wanggai, Wahyudi Hamisi, Ilhamsyah, Nuriddin Davronov, dan pemain belia Arya Gerry. Dikhawatirkan jika satu atau dua gelandang tengah mengalami cedera atau mendapat pemanggilan timnas, maka Borneo bisa saja limbung di tengah kompetisi.

“Gelandang yang ada memang sudah bagus. Tapi kalau ada tambahan, kedalaman skuad semakin bagus dan kompetensi internal bisa terus terjaga. Itu yang kami harapkan,” tambahnya.

Untuk posisi bek dan penjaga gawang, Amir melanjutkan sebenarnya tidak mendesak. Diketahui, dibarisan pertahanan Borneo sudah memiliki Javlon Guseynov, Wildansyah, Andri Muliadi, Andika Kurniawan, Wiranto, Aldjufri Daud, Kevin Gomez, Diego Michiels, Abdul Rachman, M. Ikhsan, dan Makarius.

Sementara di posisi penjaga gawang sudah ada Gianluca Pandeynuwu dan Dicky Indriyana yang dilapisi oleh Zulfikar. Komposisi yang sudah sangat ideal dan punya kedalaman skuad.

“Oleh karenanya jika memang ada pemain baru, inginnya yang sudah berpengalaman. Karena mayoritas pemain belakang kita pemain muda. Walaupun kami tidak ragu dengan kualitas mereka,” tegasnya.

Di luar itu, kini Borneo FC Samarinda mulai serius mempersiapkan taktikal. Berdasar pantauan Disway Kaltim selama pemusatan latihan di Stadion Aji Imbut Tenggarong, pemain Borneo mulai diarahkan untuk berlatih menyerang dan bertahan.

“Kami sudah mulai tanamkan filosofi bertahan, transisi, dan menyerang seperti keinginan Coach Edson. Karena banyak pemain baru, jadi kami asah terus sampai dapat starting eleven yang ideal untuk kompetisi,” ujar Amir.

Selain itu, pemain Borneo kerap diberikan latihan kekompakan untuk mengasah chemistry antar pemain. Edson Tavares ingin agar pemain punya kesepahaman dalam bertahan dan menyerang saat kompetisi sudah bergulir nanti. (ava/fdl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*