Lapas Balikpapan Akan Dibuat Bertingkat

Kepala Rutan Klas II B Balikpapan Sopiana. (Andrie/Disway)

===

Balikpapan, Diswaykaltim – Kondisi Rutan Klas II B Balikpapan sudah tidak respentatif lagi. Kapasitas yang semula hanya untuk 350 warga binaan, nyatanya diisi oleh 1.022 warga binaan.

Ini terjadi lantaran saat ini belum adanya lahan untuk membangun rutan atau lapas Balikpapan baru, guna menampung para warga binaan yang terus bertambah. Meski sebelumnya ada wacana dari untuk meningkatkan sarana dan prasarana, namun hal tersebut tak semudah membalikkan telapak tangan.

Kepala Rutan Klas II B Balikpapan, Sopiana mengaku optimistis tahun ini bisa terealisasi. Sebab ia telah menyusun perencanaan dan anggaran, lalu berkoordinasi dengan pimpinan wilayah maupun pusat. Sehingga di tahun ini ia yakin peningkatan sarana prasarana rutan akan terealisasi guna mendukung pelayanan warga binaan serta pengunjung lebih baik lagi.

“Kapasitas 350, tapi faktanya di lapangan saat ini ada 1.022 orang, ini lebih dari 200 persen dengan kondisi yang ada. Tentunya perlu peningkatan pelayanan khususnya blok hunian. Agar warga binaan tidurnya lebih manusiawi,” ujar Sopiana, Rabu (12/2).

Lanjut Sopiana, dirinya harus menjadi role model sebagai pemimpin untuk mengubah rutan menjadi lebih baik lagi, yakni dalam fasilitas, sarana dan prasarana. Peningkatan kapasitas rutan tersebut tengah tahap pengajuan dan menunggu keputusan dari pusat.

Ditanya soal target, dirinya pun optimistis tahun ini bisa terealisasi setelah mendapatkan persetujuan dari pimpinannya. Hal ini untuk mendukung visi misi dari lembaga pemasyarakatan mengenai meningkatkan pelayanan.

“Saya sudah menyampaikan kepada pimpinan saya mudahan dengan kondisi yang ada ini bisa berubah secepat mungkin supaya apa yang menjadi visi misi pemasyarakatan bisa terpenuhi,” jelasnya.

Sopiana menjelaskan, dari hasil analisa penyusunan perencanaan pembangunan rutan, terkendala keterbatasan lahan yang ada saat ini. Sehingga beberapa opsi pun dibuatnya namun yang paling efektif ialah meningkatkan blok rutan menjadi dua lantai.

“Hasil analisa kami, yang bisa kami lakukan karena area terbatas yakni ditingkatkan bloknya dan tembok keliling, sehingga menambah kapasitas hunian. Teknisnya juga lagi kami koordinasikan karena harus dibongkar dari bawah kalau mau ditingkat,” terangnya.

Peningkatan blok rutan dirasa mampu menampung para warga binaan dua kali lipat dari jumlah saat ini. Saat ini terdapat sebanyak 1.022 orang, dengan dibangunnya blok tahanan menjadi dua tingkat dirasa akan melonggarkan ruang warga binaan yang saat ini penuh sesak.

“Mudahan bisa mencapai 500 sampai 600 orang. Paling tidak yang ada sekarang bisa jadi lebih longgar, enggak tidur di bawah kolong lagi. Di tahun ini saya coba usulkan ke Ditjen Pemasyarakatan terkait perbaikan gedung supaya menjadi bertambah jumlah huniannya,” tutupnya. (bom/hdd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*