Tujuh Orang Lolos Seleksi Tenaga Ahli

Sekretaris Dewan DPRD Kukar M Ridha Darmawan. (Rafii/Disway Kaltim)

Kukar, DiswayKaltim.com – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar mengumumkan tujuh nama yang berhasil lolos dalam seleksi untuk mengisi jabatan tenaga ahli fraksi di DPRD Kukar.

Adapun nama-nama yang lolos seleksi tersebut adalah Agus Mualimin (Fraksi PPP-PKS), Arifani (Fraksi NasDem-Hanura-Perindo), Haidir (Fraksi PKB), Ahmad Fauzi (Fraksi PAN), Edy Setiady (Fraksi PDIP), Masrani (Fraksi Partai Golkar), dan Zulkifli (Fraksi Partai Gerindra).

Sedangkan seleksi tim ahli Komisi dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) lainnya masih berlangsung. Pasalnya, anggota dewan sedang mengadakan reses.

“Tinggal alat kelengkapan dewan seperti komisi dan AKD lainnya yang belum kita tetapkan. Karena masih menunggu konfirmasi untuk wawancara dari masing-masing komisi dan alat kelengkapan lain,” jelas Sekretaris Dewan Kukar M Ridha Darmawan kepada Disway Kaltim, Jumat (14/2/2020).

Ia menjelaskan, pengumuman tujuh nama yang lolos seleksi untuk tenaga ahli fraksi mestinya bersamaan dengan nama-nama yang lolos seleksi administrasi untuk tim ahli komisi dan AKD lainnya.

Namun, proses seleksi belum selesai. Sehingga Sekretariat DPRD Kukar memilih untuk mengumumkan yang sudah selesai diseleksi.

Untuk kuota tim ahli yang diperlukan, Ridha mengaku akan mengembalikannya ke masing-masing komisi dan AKD. Sesuai keperluan dan kebutuhan. Berapa pun jumlah yang diperlukan, akan dipersiapkan oleh kesekretariatan DPRD Kukar.

“Tim ahli yang disiapkan sebenarnya ada sekitar satu hingga dua orang. Tergantung kebutuhan,” imbuh Ridha.

Karena itu, Sekretariat DPRD Kukar menyiapkan tujuh orang. Jumlah itu bisa saja bertambah sesuai kebutuhan AKD.

Tahapan selanjutnya, tujuh orang ini akan melaksanakan tugas sebagai tenaga ahli fraksi di DPRD Kukar. Adapun tim ahli yang masih dalam proses seleksi akan menjalani tes lanjutan. Yakni tes wawancara yang dilakukan oleh masing-masing AKD di DPRD Kukar. Terkait kapan pelaksanaannya, Ridha telah bersurat ke setiap AKD.

“Tergantung mereka (komisi) kapan siapnya. Semakin cepat semakin baik,” pungkas Ridha. (mrf/qn)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*