Rahmad dan Thohari Dipanggil DPP PDIP, Indikasi Kemungkinan Berpasangan

Ketua DPD Golkar Balikpapan Rahmad Mas’ud, bersama Thohari Aziz, ketua DPC PDIP Balikpapan yang diprediksi bakal berpasangan. 
=========

 

Jakarta, DiswayKaltim.com – Rekomendasi PDIP terhadap bakal calon (Bacalon) yang akan diusung di Pilkada Balikpapan, kemungkinan besar diberikan kepada Rahmad Mas’ud dan Thohari Aziz. Dalam hal ini, Rahmad sebagai bacalon wali kotanya. Dan Thohari sebagai bacalon wakil wali kotanya.

Ini terbukti keduanya dipanggil DPP PDIP, Sabtu (15/2/2020). Rahmad datang ke kantor DPP PDIP di Jalan Pangeran Diponegoro, didampingi saudaranya, Hasanuddin Mas’ud.

Sementara Thohari, datang bersama Sekretaris DPC PDIP Balikpapan Budiono dan sekretaris Fraksi PDIP DPRD Balikpapan Muhammad Najib.

“Saya no komen dulu,” kata Rahmad, saat ditemui di kantor DPP PDIP di Jakarta.

Rahmad datang mengenakan kemeja lengan pendek berwarna putih. Ia keluar lebih dulu dari kantor pusat partai berlambang banteng itu.

Sementara Thohari, saat ditemui ketika keluar dari kantor DPP PDIP, tak banyak bicara. “Hari ini diundang juga KSB (ketua, sekretaris dan bendahara) partai, kabupaten kota. Koordinasi, pemenangan pilkada,” katanya.

Ketua DPD PDIP Kaltim Irjen Pol (Purn) Safaruddin juga berada di kantor DPP PDIP saat itu. Ia hadir bersama Sekretaris DPD PDIP Kaltim Ananda Emira Moeis.

“Kan dari DPP, minta penjelasan kembali. Bagaimana kesiapan bakal calon-calon bupati dan wakilnya. Wali kota dan wakilnya. Kesiapan mereka. Mereka dipanggil semua. Ada Pak Rahmad, Pak Thohari ada. Diundang, satu pasang. Kalau jadi (rekomendasi Rahmad-Thohari). Tapi kita lihat nanti rekomendasinya seperti apa. Kan kita tidak boleh mendahului rekomendasi,” jelasnya.

Tak hanya Rahmad Mas’ud dan Thohari yang dipanggil ke DPP PDIP. Ada beberapa bacalon lain yang dipanggil. Di antaranya FX Yapan dan Edi Damansyah. “Kalau Samarinda belum (tidak ada yang dipanggil),” ungkap Safaruddin. (sah/dah)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*