Sulit Dapat Lawan, Borneo FC Tantang Sulut United

Program uji coba Borneo FC tak berjalan semestinya karena sulit mencari lawan tanding. (Tebe/ Disway Kaltim)

Samarinda, DiswayKaltim.com – Borneo FC Samarinda nampaknya tidak bisa mencapai target program latihan yang dibuat tim pelatih untuk mempersiapkan tim jelang kompetisi Liga 1 Indonesia bergulir. Bukan soal kekurangan pemain atau diterpa masalah cedera, namun Pesut Etam kesulitan mencari lawan uji coba yang dapat meningkatkan level mereka. Melawan tim PON Kaltim (Sabtu) adalah contohnya. Tidak masuk agenda uji coba setelah sempat bertanding Januari lalu, Borneo diketahui kembali menantang anak asuh Rahmat Hidayat untuk kedua kalinya.

Sulitnya mencari lawan tanding yang selevel diakui oleh Manajer Borneo FC Samarinda, Farid Abubakar. Borneo kembali menantang PON Kaltim karena 3 hari setelahnya mereka akan melakukan uji coba melawan Sulut United FC. Hal ini terpaksa dilakukan agar ada tingkatan tertentu yang diraih Sultan Samma cs setelah 2 pekan menjalani pelatihan taktikal.

“Ya, agak sulit memang mencari lawan uji coba karena tim lain punya program masing-masing. Tim terdekat (Persiba dan Mitra Kukar) juga belum siap menggelar uji coba. Jadi kami memutuskan untuk melawan Sulut United,” kata Farid, Jumat (14/2).

Sulut United sendiri saat ini tengah menggelar TC di Jogjakarta. Kebetulan jadwal kepulangan mereka klop dengan rencana Borneo FC untuk melakukan uji coba. Maka sebelum Sulut United pulang ke Sulawesi, mereka akan lebih dulu memenuhi undangan Borneo FC untuk melakukan uji coba di Stadion Segiri Samarinda pada 18 Februari mendatang.

“Kami akan serius menghadapi mereka. Sulut United termasuk tim yang solid dan sudah menggelar TC. Jadi kualitasnya pasti bagus. Ini momentum buat kami untuk menunjukkan hasil latihan sejauh ini,” tambahnya.

Di laga uji coba melawan Sulut United ini, Borneo FC Samarinda memiliki misi ganda. Selain untuk melihat progres pemain, laga ini akan digunakan untuk mengumpulkan kembali suporter setia Borneo, Pusamania, di Stadion Segiri setelah cukup lama tak mendukung langsung tim kebanggan mereka. Manajemen Borneo FC pun memilih jam 19.30 sebagai waktu bertanding sehingga memungkinkan para suporter datang ke stadion karena bukan jam kerja.

“Kami harapkan suporter dapat berbondong-bondong datang ke stadion. Laga ini gratis. Tapi yang dibuka hanya tribun ekonomi saja. Siapa tahu ada suporter yang kangen dengan pemain atau ada yang mau lihat pemain baru, bisa datang langsung ke stadion,” tutup Farid. (ava/fdl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*