Pemkot Balikpapan Minta Agar Mahasiswa yang Dikarantina di Natuna Tak Dikucilkan

Rizal Effendi dan Andi Sri Juliarty (kiri) bersama mahasiswa yang kuliah di Porvinsi Hubei, Tiongkok. Mereka baru mendarat di Balikpapan setelah sebelumnya diobservasi di Pulau Natuna. (hafizh/disway kaltim). 

=======================

 

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Pemerintah Kota Balikpapan berharap masyarakat tidak mengucilkan ataupun mengasingkan para mahasiswa Balikpapan yang baru menjalani proses observasi di Pulau Natuna.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota (Diskes) Balikpapan Andi Sri Juliarty usai menjemput kelima mahasiswi yang berkuliah di Hubei Minzu University tersebut.

Andi Sri Juliarty menjelaskan, seluruh WNI yang telah menjalani masa karantina selama 14 hari tersebut telah mendapat surat keterangan sehat dari Kementrian Kesehatan, saat berada di Halim Perdanakusuma, Sabtu (15/2/2020) kemarin. Usai menjalani pemeriksaan terakhir.

“Masyarakat tidak perlu cemas. Jangan membuat stigma yang enggak-enggak karena mereka anak-anak kita yang sehat,” ujar Kepaĺa Diskes Balikpapan, Minggu (16/2/2020).

Menurut Deo, sapaan akrabnya, kelima mahasiswa tersebut tidak perlu menjalani pemeriksaan apa pun lagi di daerah. Hanya saja, jika nantinya terdapat keluhan, Diskes siap berkomunikasi dengan mereka.

“Enggak perlu ada pengawasan atau pemeriksaan lagi. Mereka sehat. Cuma jika mereka ada keluhan kita siap berkomunikasi,” jelasnya.

Deo menyamakan kedatangan mahasiswi ini dengan kedatangan anak-anak yang sedang menempuh kuliah biasanya saja, tidak ada hal yang perlu dicemaskan ataupun ditakutkan. “Mereka langsung pulang ke rumah bersama keluarganya. Sama seperti anak-anak yang lain pulang dengan kondisi biasa saja,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama mendoakan kondisi di Wuhan agar bisa segera kembali normal lagi. “Kita berdoa saja semua bisa baik-baik lagi, dan anak-anak terbaik kita yang kuliah disana bisa kembali lagi,” ujarnya.

Menurut Rizal, dengan diberikannya surat keterangan kesehatan oleh Kementrian Kesehatan hal tersebut telah menjamin jika seluruh WNI aman dari virus corona. “Kan mereka sudah dijamin oleh Kemenkes, sudah juga di karantina 14 hari. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” jelasnya.

Wali Kota Balikpapan pun memastikan jika sudah tidak ada lagi warganya yang berada di Tiongkok. “Enggak ada, cuma si Febri saja kan yang di sana,” imbuhnya. (bom/dah)

Baca Juga:
Tangis Bahagia Sambut Mahasiswa yang Tiba dari Natuna

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*