Polda Kaltim Komitmen Berantas Narkoba Hingga ke Lapas

Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono, didampingi Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, Dir Narkoba Kombes Pol Ahmad Syaury bersama Kabid Humas Kombes Pol Ade Yaya Suryana dan Kasat Reskoba Kompol R Sigit Satrio Hutomo saat memperlihatkan barang bukti. (Arman/Disway)

=================

Samarinda, DiswayKaltim.com – Hampir dua bulan terakhir, Direktorat Reskoba Polda Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Satuan Reskoba Polresta Samarinda berhasil mengamankan 4 kilogram (kg) narkoba jenis sabu dan ribuan pil ekstasi senilai miliaran rupiah dari 9 orang tersangka.

Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen sekaligus keseriusan polri dalam memberantas peredaran narkoba di Kaltim.

“Hasil ini merupakan komitmen kami (Polri,Red) untuk memerangi narkoba secara terus menerus di Kaltim khususnya di Kota Samarinda. Mudah-mudahan ini bisa kita kembangkan lagi sampai ke bandar utama dan pelaku lainnya,” kata Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono dalam press release, Sabtu (15/2/2020) kemarin di Mapolresta Samarinda.

Kapolda menghimbau, masyarakat agar tetap yakin dan percaya terhadap polri dalam memerangi secara tegas penyebaran narkoba di Kaltim. Apalagi ia melihat, saat ini jumlah peredaran di Kaltim sudah dalam skala besar.

Sehingga tegas Muktiono, apabila pihaknya menemukan adanya aktivitas narkoba yang dilakukan oleh bandar dan komplotannya. Maka polri tidak akan segan-segan melakukan tindakan keras.

“Sekali lagi kami ingatkan kepada para bandar. Apabila kami dapati melakukan hal yang sama. Tidak pikir panjang, saya perintahkan semua petugas untuk bertindak lebih keras,” ucapnya.

Kemudian, barang bukti yang diamankan tak hanya diperoleh dari dalam kota saja. Tetapi adapula yang berasal dari jalur internasional seperti Malaysia. Untuk itu lanjutnya, pihaknya akan segera melakukan pengamanan dengan menempatkan personil di jalur pengiriman barang haram tersebut.

“Untuk jalurnya belum kita dalami. Entah dari jalur udara atau akses laut. Yang pasti, kita akan perketat pengamanan dan pemeriksaan di dua jalur itu. Personil akan kita tambah. Juga akan bekerjasama dengan instansi maupun masyarakat,” ungkap Muktiono.

Selanjutnya ketika ditanya peredaran narkoba tersebut dikendalikan oleh warga binaan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Kapolda langsung membenarkan. Ia pun menegaskan akan menindaklanjuti semua potensi tanpa pandang bulu. Meskipun saat ini, pihaknya baru akan bergerak menyelidiki kebenaran tersebut.

“Terkait pengendalian dari dalam Lapas. Kita akan coba bergerak kesana. Tapi tim kami sudah melakukan penyelidikan secara perlahan untuk mencari tahu otak dari semua ini,” tuturnya. (Ar/byu)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*