DAMRI Buka Rute Samarinda-Berau

SAMARINDA- Menyambut rencana IKN di Kaltim, segala sektor mulai berbenah. Salah satunya, penyedia jasa transportasi darat, DAMRI. General Manager Kantor Cabang DAMRI Samarinda, Junaid mengatakan, pihaknya memang mulai membangun kembali aktivitas transportasi antar daerah yang sempat lesu.

“Kami akan maksimalkan kembali, terutama untuk Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP)” katanya, Senin (17/2).

Selama ini, DAMRI baru melayani dua rute AKDP. Yakni Samarinda – Sangatta dan Samarinda – Bontang. Dalam waktu dekat, akan di buka rute baru, Samarinda – Berau.

“Kami mulai buka pada 7 Maret nanti. Dari Samarinda menuju Tanjung Redeb, Berau,” sambungnya.

Waktu keberangkatan sementara dijadwalkan tiap Rabu dan Sabtu dari Samarinda menuju Berau pada pukul 16.00 Wita. Sementara keberangkatan dari Berau tujuan Samarinda, tiap Senin dan Jumat di waktu yang sama.

Junaid mengatakan pihaknya sudah menyiapkan dua unit bus dengan kapasitas 32 seat. Dengan tarif Rp 200 ribu untuk bus non AC dan Rp 225 ribu untuk bus ber AC. Melalui trayek Samarinda, Sangatta, Muara Wahau, dan Berau. Dengan waktu tempuh, lebih kurang selama 14 jam.

“Untuk sementara kami coba dulu yang ada, sembari kami ajukan juga untuk pengadaan unit baru,” kata dia.

Setelah penambahan unit baru, jadwal keberangkatan rute ini juga akan semakin sering. Bisa 4 sampai 5 kali keberangkatan setiap minggu.

Trayek bus Samarinda – Berau memang mulai sulit. Untuk tidak dikatakan mati. Padahal dulunya, ada lima Perusahaan Otobus (PO) swasta yang melayani rute ini.

Namun kini, hampir tidak ada. Sehingga masyarakat terpaksa menggunakan kendaraan pribadi, travel, carter atau pun melalui jalur udara. Dalam perjalanan Berau – Samarinda dan sebaliknya.

“PO banyak yang tutup. Akhirnya penumpang jalan masing-masing. Semoga dengan hadirnya DAMRI bisa memudahkan masyarakat,” ujarnya

Junaid optimistis, kedepan transportasi darat di Kaltim akan bisa lebih produktif. Seperti di Pulau Jawa dan Sumatera. Bahkan, wacananya pemerintah akan menyediakan Bus Trans Kalimantan untuk menyambung interkonektivitas antar provinsi.

Wacana IKN di Kaltim memang menjadi angin segar bagi DAMRI di Samarinda. Pasalnya kini, kantor pusat lebih memperhatikan pengembangan DAMRI di Kaltim.

Baik fasilitas pengadaan unit bus dan rencana proyeksi pembukaan trayek-trayek baru.

Terdekat, trayek Bus DAMRI Samarinda – Banjarmasin yang sempat lama tutup, akan disurvey kembali untuk kemungkinan pembukaan rute.

Kini, DAMRI juga menyediakan jasa carter bus dengan tujuan seluruh daerah di Kaltim. Dengan harga di kisaran Rp 15 hingga 16 juta rupiah untuk tujuan Berau. Untuk harga Pergi Pulang (PP). Semakin jauh harga akan semakin meningkat.

Selain itu, DAMRI juga menyediakan bus jalur perintis. Tujuan Muara Along, Bentian dan Muara Muntai. Namun yang menjadi kendala, dikatakan Junaid adalah akses jalan yang masih relatif buruk. Hal itu mempengaruhi kelancaran dan kenyamanan dalam perjalanan. Serta pengaruh dalam ketepatan waktu.

Selain itu, dari internal DAMRI sendiri, ketersediaan unit bus yang memadai, masih menjadi PR besar. “Idealnya, dalam 5 tahun sekali ada peremajaan bus kita,” ujarnya.

Junaid berharap, meningkatnya aktivitas trabsportasi umum akan menumbuhkan ekonomi daerah masing-masing. (krv/eny/app)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*