Hibah Harus Lebih Tertib Administrasi

GUBERNUR Kaltara Dr H Irianto Lambrie memimpin rapat staf, Senin (17/2).(HUMAS PEMPROV KALTARA)

TANJUNG SELOR, DISWAY – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengingatkan agar pengelolaan dana hibah yang disalurkan Pemprov harus lebih tertib administrasi. Ini dikarenakan masih banyaknya persoalan yang ditemukan dalam pelaksanaannya.

“Dari hasil evaluasi Itjen Kemendagri (Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri), banyak permasalahan terkait hibah yang harus segera ditangani Biro Kesra. Salah satunya adalah adanya penerima hibah yang belum memberikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah,” kata Irianto saat memimpin rapat staf dengan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltara, Senin (17/2).

Untuk menanganinya, Gubernur memerintahkan agar OPD terkait untuk memberikan ultimatum kepada penerima hibah, agar segera memberikan pelaporan dalam waktu dekat.

“Apabila hingga waktu yang ditentukan laporan tak juga disampaikan, maka Inspektorat Kaltara akan diturunkan untuk melakukan audit,” tegasnya.

Persoalan lain yang juga patut menjadi perhatian adalah mengenai program pemberangkatan umrah yang didanai Pemprov Kaltara. “Pengelolaan program ini harus jauh lebih rapi dan tertib administrasi dari sebelumnya. Selain itu, sebisanya direalisasikan pada Agustus, bukan lagi akhir tahun seperti sebelumnya,” pinta Gubernur.

Pada rapat tersebut, turut dibahas sejumlah program kerja dan kegiatan yang akan dilakukan Pemprov Kaltara. Di antaranya, rencana pagelaran dialog dan seminar kemaritiman tingkat nasional yang menghadirkan 2 narasumber berkompeten di bidangnya.

“Kegiatan ini akan dikoordinasikan antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kaltara. Untuk lebih menggaungkannya, diminta keterlibatan para pengusaha perikanan dan kelautan di Kaltara,” ujarnya.

Selain itu, Irianto juga menginstruksikan untuk memberikan bantuan kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIIB Nunukan. “Pemprov Kaltara akan menyalurkan bantuan mesin pengolahan air bersih untuk Lapas Kelas IIIB Nunukan. Selain itu, Pemprov juga akan mengupayakan pemberian bantuan mobil ambulans guna kebutuhan penanganan kesehatan warga binaan lapas tersebut,” ucap Irianto.

Rencana lainnya, Pemprov akan menyampaikan surat permohonan kepada Perwakilan BI Kaltara untuk dapat menyalurkan bantuan mobil pemadam kebakaran melalui program corporate social responsibility (CSR).

Gubernur juga direncanakan akan meresmikan sejumlah proyek fisik yang pembangunannya didanai APBD Kaltara dan telah tuntas dibangun. Peresmiannya direncanakan pada April atau Mei tahun ini.

“Dari laporannya, ada beberapa proyek yang sudah siap diresmikan. Seperti proyek pengembangan Pelabuhan Tengkayu I, Toko Indonesia, dan lainnya,” ujarnya. (humas)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*