Ketua PDIP Balikpapan Daftar Penjaringan Golkar

Ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan Thohari Aziz saat mengambil formulir pendaftaran bakal calon wakil wali kota Balikpapan di Partai Golkar Balikpapan. (Andrie/Disway)

===

Balikpapan, Diswaykaltim – Golkar membuka penjaringan bakal calon kepala daerah, Senin (17/2) di Kantor DPD Golkar Balikpapan. Enam kandidat ternama mengambil tiket parpol berlambang beringin ini. Salah satunya Ketua DPC PDI Perjuangan Thohari Aziz.

Pembukaan penjaringan dipimpin Ketua DPD Golkar Balikpapan Rahmad Mas’ud didampingi Sekretaris Golkar Balikpapan Abdullah, dan Ketua Harian Kasharianto.

Rahmad mengatakan, penjaringan tersebut dilakukan dua hari. Yakni sejak 17-18 Februari. “Untuk hari ini (kemarin, red) kami tunggu sampai sore. Dilanjutkan sampai besok (hari ini, red). Nanti kami tunggu siapa-siapa yang dating. Kami buka untuk siapa saja yang mau mendaftar. Selanjutnya biar tim penjaringan yang akan melaksanakan tugasnya,” ujar Rahmad, Senin (17/2).

Lanjut Rahmad, dirinya juga ikut mengambil formulir dan mendaftar sebagai bakal calon wali kota Balikpapan. Sebab Golkar telah memutuskan mengusung calon tunggal wali kota.

“Saya maju sebagai calon wali kota yang diusung Golkar Balikpapan,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Balikpapan itu memastikan, tidak ada biaya untuk pengambilan formulir pendaftaran. Selanjutnya mereka yang mengambil formulir wajib mengembalikan formulir pendaftaran tersebut pada 25 Februari.

“Bukan berarti Golkar banyak duit. Tapi kami memberi contoh jangan ada mindset bahwa Golkar selalu pakai duit,” tambahnya.

Seperti diketahui, saat dibukanya pendaftaran ini sedikitnya langsung ada enam bakal calon yang mendaftarkan dirinya dan telah mengambil formulir. Mereka adalah Thohari Aziz dari PDI Perjuangan, Ahmad Basyir dari Nasdem, Eddy Alfonso dari Golkar, serta Abriantinus, Ahmad Rosyidi, dan Benito Jago dari perseorangan.

Sementara itu Ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan Thohari Aziz yang hadir didampingi pengurus partai berterimakasih karena diberikan ruang.

“Ini tanggung jawab politik kepada seluruh partai politik dan masyarakat Balikpapan. Untuk bersama-sama mengantar pesta demokrasi dengan demokratis yang sejuk dan damai,” ujarnya.

Lanjut Thohari, dirinya optimistis PDI Perjuangan bisa bergandengan tangan dalam Pilwali Balikpapan.

“Dengan kebersamaan ideologi antara Golkar dengan PDI Perjuangan, Insya Allah tidak akan ada lagi perbedaan yang berarti. Ini merupakan pintu gerbang yang lebih baik,” tutupnya. (bom/hdd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*