Air Minum Karst Lahir di Karangan Ilir

Sangatta, DiswayKaltim.com – Desa Karangan Ilir yang terletak di Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutim, memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa. Desa ini dikenal karena memiliki goa di Karst Mangkalihat dan kebun kakao.

Selain itu, desa tersebut menyimpan mata air dari perbatuan karst. Yang dapat langsung diminum. Mata air ini berada di perkebunan kakao di Kilometer 17.

Kepala Desa Karangan Ilir Jabir mengungkapkan, di saat muskim kemarau, warga kesulitan mendapatkan air bersih. Berdasarkan informasi dari warga setempat, terdapat mata air yang dapat dijadikan alternatif.

Pemerintah desa dan BPD, LPM, tokoh adat serta Bumdes melihat langsung di lapangan. Ternyata informasi warga benar belaka. Kemudian Jabir menduskusikan langkah selanjutnya untuk memanfaatkan sumber air tersebut.

“Selain untuk usaha air minum, ini juga diharapkan dapat menyejahterahkan warga. Sumber air itu diharapkan bisa dimanfaat oleh warga sekitar. Yang terpenting bagaimana kelestarian daripada sumber air tetap terjaga dengan baik,” imbuh Jabir.

Dengan penemuan mata air tersebut, Pemerintah Kecamatan Karangan melalui Pemerintah Desa Karangan Ilir memanfaatkannya sebagai bahan baku pengolahan air minum kemasan. Merek air mineral kemasan ini pun unik. Karena diberi nama “Karst”. Produksi air mineral Karst diharapkan dapat menjadikan Karangan Ilir sebagai desa mandiri.

Bupati Kutim Ismunandar mengaku sangat mengapresiasi inovasi Karangan Ilir. Hal ini dinilai sebagai terobosan baru untuk mendongkrak perekonomian di desa tersebut.

“Kami pemerintah sangat mendorong inovasi air minum ini. Bantuan yang diberikan pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan PADes dan menumbuhkan perekonomian masyarakat desa,” harap Ismu. (adv/eko/qn)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*