Dua Pasangan Calon Serahkan Bukti Dukungan

Salah satu balon bupati dan wakil bupati Kukar dari jalur independen, Ghufron-Ida. (RAFII/DISWAY KALTIM)

Kukar, DiswayKaltim.com – Sesuai jadwal yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), hari ini (19/2) KPU Kukar menerima penyerahan syarat dukungan minimal calon independen. Diketahui, dua pasangan bakal calon (balon) dipastikan bertarung di Pilkada Kukar melalui jalur independen.

Salah satu balon independen di Pilkada Kukar yakni M Ghufron Yusuf-Ida Prahastuty. Mereka memastikan akan menyerahkan persyaratan. Dari kediaman Ghufron di Maluhu, keduanya akan berangkat ke KPU Kukar.

Mereka akan terlebih dahulu melakukan deklarasi. Dilanjutkan dengan penyerahan syarat dukungan minimal ke KPU Kukar. Berupa salinan KTP dan formulir B1-KWK. Bersama ratusan relawan tim Ghufron-Ida.

Terkait jumlah pendukung dan relawan yang ikut serta ke KPU Kukar, Ghufron-Ida akan membatasinya. Rencananya, mereka akan ditemani tim sukses dan pendukungnya. Hal ini untuk menghindari potensi gesekan antarpendukung. “Ya paling tidak sekitar 100 orang,” kata balon Bupati Kukar Ghufron kepada Disway Kaltim, Selasa (18/2/2020).

Pasangan ini sudah mengumpulkan dukungan yang melebihi syarat minimal yang ditetapkan KPU Kukar. Dari kewajiban 41.273 dukungan, Ghufron-Ida menghimpun 46.033 dukungan.

“Persyaratan yang ditentukan sudah kami penuhi beserta lampiran administrasinya,” terang Ghufron.

Ia menjelaskan, pengumpulan syarat dukungan dilakukannya dengan Ida bersama relawan. Prosesnya hampir satu tahun. Tahapan itu dilakukan sambil menggalang dukungan di seluruh kecamatan di Kukar.

Sementara itu, balon lainnya, Eddy Subandi-Junaidi Syamsuddin juga memilih untuk menyerahkan syarat minimal dukungan pada Rabu pagi. Sesuai jadwal yang ditetapkan KPU Kukar.

Pasangan ini menetapkan titik kumpul di kediaman Eddy yang berlokasi di Jalan Arwana Tenggarong. Berbeda dengan pasangan Ghufron-Ida, pasangan ini tidak melakukan deklarasi. “Cuma menyerahkan (syarat) dukungan saja ke KPU,” ucap Eddy.

Pria yang karib disapa Bandi itu mengatakan, saat penyerahan syarat dukungan, mereka akan diantar dan ditemani 50 orang.

Bandi mengaku tidak menyiapkan persiapan khusus. Karena ia maju dalam pilkada ini berkat dorongan dan dukungan dari masyarakat. Karena itu, ia memilih santai. “Yang lumrah-lumrah saja,” pungkas Bandi. (mrf/qn)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*