Satpol PP Tertibkan Pedagang Pasar Pandansari

Satpol PP Kota Balikpapan saat menertibkan pedagang yang dinilai menyalahi Perda. (Andrie/Disway)

==

Balikpapan, Diswaykaltim –  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Balikpapan kembali menertibkan pedagang pasar Pandansari yang dinilai telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2017 Tentang Ketertiban Umum.

Para pedagang yang ditertibkan tersebut selain melanggar Perda juga karena berada di area yang tidak dibolehkan digunakan untuk menaruh barang dagangan.

Kepala Satpol PP Balikpapan Zulkifli mengatakan, penertiban yang dilakukan Selasa (18/2) ini merupakan tindak lanjut dari penertiban yang sudah dilakukan Kamis (13/2) lalu.

“Waktu itu sudah kami tertibkan, kemudian ini lanjutannya. Di bagian depan toko-toko yang menggunakan fasilitas umum,” ujarnya, Selasa (18/2).

Lanjut Zul, sebelum ditertibkan para pedagang jauh hari sudah diperingatkan bahwa di emperan toko yang ada di pasar Pandansari tersebut masuk dalam ketentuan jam jualan dan ketertiban pasar.

Dalam penertiban yang dilakukan oleh puluhan personel Satpol PP ini, para pedagang tidak ada yang memprotes. Bahkan pedagang mengemas barang dagangan sendiri.

“Alhamdulillah pedagang mendukung, karena mereka sudah paham Perda dan sudah mengetahui hasil rapat di kelurahan Sabtu sore yang lalu,” jelasnya.

Disinggung soal penerapan jam tertib jualan di Pasar Pandansari, Zulkifli menjelaskan dalam pemberlakuan aturan mulai pukul 07.00-17.00 Wita diberlakukan secara tegas dan adil terhadap area sesuai Perda.

Dalam penertiban tersebut barang-barang yang berhasil disita Satpol PP hanya meja jualan pedagang. “Barang yang diambil meja jualan dan diantar ke TPA.

Setelah penertiban ini, Satpol PP akan terus mengawasi sampai benar-benar tertib dan jadi budaya baru cara berjualan bagi pedagang di pasar Pandansari yang sesuai dengan Perda.

Salah seorang pedagang, Yuni mengatakan, dirinya hanya pasrah meja dagangannya diangkut Satpol PP Balikpapan.

Ditanya apa alasan dirinya membiarkan meja dagangan tersebut ditertibkan, Yuni menjelaskan dirinya tidak sempat merapikan.

“Enggak ada yang bantu. Jadi biarkan sajalah,” ujarnya. (bom/hdd)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*