Berau Potensi Perdagangan Kredit Karbon

WAKIL Bupati Berau Agus Tantomo bersama rombongan Kedutaan Besar Jerman di Kampung Semanting, beberapa hari lalu. (FERY/DISWAY BERAU)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendorong investasi karbon di Bumi Batiwakkal. Target pemasaran investasi tersebut akan dipasarkan hingga ke seluruh dunia.

Wakil Bupati Berau Agus Tantomo mengatakan, Kabupaten Berau memiliki potensi besar dalam penyerapan emisi gas karbon kepada dunia. Mengingat Bumi Batiwakkal sendiri memiliki hutan dan mangrove yang tersebar di seluruh wilayah.

“Saat ini yang menjadi perhatian dunia adalah pemanasan global, dan salah satu aset dunia untuk penghasil oksigen adalah Indonesia. Dan, saat ini Berau punya aset tersebut,” ujarnya kepada Disway Berau, belum lama ini.

Lanjutnya, kredit karbon adalah perdagangan emisi antar negara industri, kepada negara yang masih memiliki hutan luas sebagai kompensasi untuk kerusakan lingkungan.
Untuk formatnya, Agus Tantomo mengatakan, sedang disusun oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Agus menjelaskan, keuntungan jual beli kredit karbon ini berpotensi besar menyumbang perekonomian. Namun, dia belum tahu pasti berapa keuntungan yang akan didapat oleh Berau jika rencana tersebut berjalan.

Konsep investasi hijau yang didorong saat ini di Berau, yaitu dengan menanam mangrove dan beberapa komoditas perkebunan lainnya. “Akan kami dorong untuk tidak lagi melakukan pembalakan hutan. Tapi akan kami coba giring opini masyarakat bahwa dengan menjaga hutan akan menghasilkan juga,” ujarnya. */FST/REY

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*