PJSI Kaltim Akan Kirim 7 Atlet ke Papua

ILUSTRASI JUDO

Samarinda, DiswayKaltim.com – Tujuh atlet judo Kaltim saat ini masih berlatih terpisah di empat daerah berbeda. Empat atlet berlatih di Kukar, tiga lainnya masing-masing berlatih di Samarinda, Kutim, dan Jakarta. Ketujuh atlet baru akan dikumpulkan di Samarinda pada Puslatda mendatang.

“Namun sebelum itu kami akan ikut Kejurnas di Lampung pada akhir Maret nanti. Ya, anggap saja try out,” kata Sekretaris Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kaltim, Lugito Budi, Selasa (25/2/2020).

Meski berlatih terpisah, kondisi atlet tetap dipantau ketat oleh tim pelatih. Fisik, mental, dan skill para atlet terus dimonitor lantaran akan banyak agenda TC dan try out dalam beberapa bulan ke depan sebelum PON.

“Setelah Kejurnas nanti, kami akan Puslatda. Lalu pada Juni-Juli rencananya akan TC di Jakarta. Tidak ada TC ke luar negeri,” lanjutnya.

Jika merujuk pada intruksi gubernur Kaltim soal keberangkatan atlet ke Papua hanya yang berada di zona medali, judo Kaltim seharusnya hanya mengirim tiga atlet saja. Namun begitu, PJSI Kaltim tetap akan mengirim 7 atletnya dimana 4 diantara lolos dari zona peringkat.

“Tetap kami berangkatkan 7 walau keputusan Kaltim tidak memberangkatkan atlet dari zona peringkat. Biar nanti Pengprov yang urus lah,” jelasnya.

Meski sudah memastikan akan memberangkatkan atlet dengan dana mandiri, PJSI Kaltim tetap berharap mendapat sedikit bantuan dari KONI Kaltim.

“Yang paling penting semua atlet bisa didaftarkan semua. Kalau bisa dibantu kostum ya alhamdulilah. Kalau tidak, ya diberi tahu saja dimana nyetaknya nanti kami titip uang. Biar kostumnya seragam. Kalau beda kan Kaltim juga yang malu,” harap Lugito.

Dengan 7 atlet yang diberangkatkan, PJSI Kaltim berharap bisa menyumbang 1 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu untuk Kaltim. (ava/fdl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*