Dikabarkan Maju Lewat Golkar Kukar, Abdul Rasid : Lihati Aja Ndia

Abdul Rasid (Rafii/Disway)

=======

Kukar, DiswayKaltim.com – Satu persatu nama mulai ramai diperbincangkan jelang pilkada Kutai Kartanegara (Kukar) mendatang. Namun sampai saat ini, baru dua calon saja yang datang ke KPU Kukar untuk menyerahkan bukti dukungan melalui jalur independen atau perseorang, yakni Ghufron-Ida dengan Edi Subandi-Junaidi. Sementara dari partai politik (parpol). Belum satupun yang mengusung jagoannya.

Seperti Partai Golkar Kukar sendiri. Meski memiliki 13 kursi di legislatif dan bisa ikut “bertarung” tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Belum juga membeberkan calon kuatnya.

Meskipun belakangan, mencuat sejumlah nama kader yang akan didukung partai berlambang pohon beringin ini. Seperti HM Syahrun, Awang Yacoub Luthman (AYL), Sarkowi V Zahry, Salehuddin,S.Fill, Isnaini, Rendy Solihin, Hasanuddin Masud, termasuk Ketua DPD Kukar Abdul Rasid.

Bahkan ketika ramai beredar gambar Abdul Rasid di sosial media (sosmed) berisikan tulisan ‘Untuk Kebaikan Bersama’ menggunakan hastag ‘Resolusi Menang’. Langsung mendapat tanggapan positif dari sejumlah masyarakat. Seperti kata “Ayo Sudah”, kemudian “Mantap Ini”, hingga menyebutkan “Menang”.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Partai DPC Golkar Kukar ini masih enggan berkomentar banyak. Rasid hanya tersenyum ramah.

“Lihati aja ndia (Lihat Saja Nanti),” ucapnya singkat saat ditemui Disway Kaltim, Rabu (25/2/2020) siang di ruang kerjanya.

Tak seperti Golkar Kukar. Parpol lain telah membuka proses penjaringan, membentuk sejumlah koalisi. Bahkan DPP PDI Perjuangan sudah mulai mengumumkan beberapa nama untuk diusung di pilkada serentak 2020.

Meskipun untuk Kukar, PDI Perjuangan belum memutuskan nama yang direkomendasikan. Bahkan partai banteng moncong putih ini belum tahu akan berkoalisi dengan siapa. Karena saat ini di DPRD Kukar, PDI Perjuangan hanya memiliki 7 kursi.

Sementara sejumlah parpol lainnya sudah membentuk koalisi. Yakni Poros Patin. Berisikan Partai Gerindra, PKS, NasDem, PAN, dan Hanura dengan total 18 kursi. (mrf/byu)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*